Respati Terima Dubes Qatar di Balai Kota Solo, Jajaki Sister City hingga Pertukaran Pelajar

Wali Kota Solo Respati Ardi menerima kunjungan Dubes Qatar, membahas peluang kerja sama sister city, pendidikan, budaya, dan pengembangan Solo menuju Wellness City 2030.

chat_bubble_outline 0
Walikota Solo serahkan cenderamata berupa keris kepada Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia, HE Dr. Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari

SOLO, HARIANKOTA.COM  – Pemerintah Kota Surakarta membuka peluang kerja sama internasional dengan Qatar. Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama Wakil Wali Kota Astrid Widayani menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia, HE Dr. Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari, di Balai Kota Surakarta, Jumat (17/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama sister city hingga penguatan kolaborasi di bidang pendidikan dan budaya.

Respati menyambut baik ajakan menjalin hubungan sister city antara Surakarta dengan salah satu kota di Qatar. Menurutnya, kerja sama tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Surakarta yang tengah menyiapkan pembangunan menuju Wellness City 2030.

“Kami mengucapkan terima kasih atas ajakan kerja sama sister city. Surakarta sedang bergerak menuju Wellness City 2030 dengan mengedepankan budaya, pendidikan, dan teknologi. Kami berharap hubungan ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan,” ujar Respati.

Ia menjelaskan, konsep Wellness City 2030 dibangun dengan berlandaskan nilai-nilai budaya Mataram Islam serta penguatan sektor budaya, pendidikan, dan pemanfaatan teknologi sebagai fondasi pembangunan kota yang berkelanjutan.

Selain kerja sama antarkota, Respati juga menawarkan kolaborasi melalui program education exchange atau pertukaran pelajar dan akademisi. Program tersebut dinilai dapat menjadi sarana berbagi pengetahuan, inovasi, sekaligus mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Qatar.

Sementara itu, Duta Besar Qatar HE Dr. Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Surakarta.

“Solo memiliki potensi besar di bidang budaya, pendidikan, serta pengembangan kota yang dapat menjadi fondasi kerja sama jangka panjang,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, Dubes Qatar juga menyampaikan ketertarikannya terhadap kekayaan sejarah dan budaya Kota Solo, khususnya keberadaan museum-museum yang dinilai memiliki nilai edukasi tinggi sekaligus berperan penting dalam pelestarian warisan budaya.

Menanggapi hal tersebut, Respati menegaskan pelestarian budaya merupakan salah satu pilar utama pembangunan Solo menuju Wellness City 2030.

Karena itu, Pemerintah Kota Surakarta terus mengembangkan museum, kawasan cagar budaya, serta ruang-ruang edukasi agar semakin dikenal di tingkat internasional.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Pemerintah Kota Surakarta berharap komunikasi yang telah terjalin dapat segera ditindaklanjuti melalui berbagai kerja sama strategis yang memberi manfaat bagi masyarakat kedua negara sekaligus mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan Qatar.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya