KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Kiprah The Lawu Group dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis pemberdayaan masyarakat kembali mendapat pengakuan.
Perusahaan pengelola wisata yang menaungi lebih dari 25 destinasi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu meraih Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 pada kategori Impactful Tourism Management.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang SBBI 2026 yang mengusung tema “Winning Value, Driving Impact”, sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan yang dinilai mampu menghadirkan inovasi sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
The Lawu Group memulai perjalanan bisnisnya pada 2017 melalui sejumlah destinasi unggulan di kawasan Tawangmangu, seperti Sate Lawu, The Lawu Park, dan Sakura Hills. Kini perusahaan tersebut berkembang menjadi tourism management company yang mengelola berbagai unit usaha, mulai dari destinasi rekreasi, resort, restoran hingga pusat oleh-oleh.
Mengusung visi menjadi penyedia solusi wisata halal dan ramah keluarga, The Lawu Group menjalankan misi Growing Together dengan menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan budaya lokal di setiap destinasi yang dikelolanya.
Selama semester pertama 2026, sejumlah unit usaha The Lawu Group juga mencatatkan performa positif di platform digital. MH Cafe berhasil menarik perhatian publik melalui konten Instagram yang meraih jutaan tayangan.
Dementara Kemuning Sky Hills mencatat ribuan interaksi di Google. Capaian tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat identitas The Lawu Group sebagai satu kesatuan brand wisata.
Presiden Direktur The Lawu Group, Parmin Sastro, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pengelolaan destinasi yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Kami bersyukur atas apresiasi SBBI 2026 ini. Penghargaan ini mengingatkan kami bahwa tugas kami bukan hanya membuat tempat wisata ramai, tetapi memastikan The Lawu Group dikenal sebagai pengelola yang berdampak,” ujar Parmin.
Melalui misi Growing Together, pihaknya ingin memastikan setiap pertumbuhan bisnis juga membawa dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan budaya lokal
Menurut Parmin, penghargaan ini juga menjadi momentum bagi The Lawu Group untuk memperkuat reputasinya sebagai Tourism Management Company yang mampu mengubah potensi lokal menjadi destinasi wisata yang hidup, berkembang, dan berkelanjutan.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.