BANYUMAS, HARIANKOTA.COM– Bank Jateng Cabang Koordinator Purwokerto mengajak generasi muda Banyumas memahami literasi keuangan sebagai bekal membangun usaha dan menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Pesan itu disampaikan Ketua Tim Analis Kredit Produktif Bank Jateng Purwokerto, Supriyadi, dalam kegiatan Ngobrol Inspiratif Bersama Anak Muda yang digelar Gerakan Solusi Indonesia bersama Kejaksaan Negeri Purwokerto, Bank Jateng, dan Pemkab Banyumas di Pendopo Kabupaten Banyumas, Jumat (17/7/2026).
Supriyadi mengatakan, anak muda perlu memiliki visi jangka panjang dan berani mengembangkan potensi menjadi peluang usaha.
“Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan akses kredit menjadi modal penting bagi calon wirausahawan,” ungkapnya.
Supriyadi turut menjelaskan fungsi perbankan sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana masyarakat untuk disalurkan kembali dalam bentuk kredit.
“Bank Jateng menerapkan prinsip kehati-hatian 5C, yakni Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition of Economy dalam menilai kelayakan calon nasabah,” paparnya
Ia juga membagikan tips agar usaha mudah mendapatkan pembiayaan dari perbankan, di antaranya memisahkan keuangan pribadi dan usaha, memiliki tujuan kredit yang jelas, serta menjaga riwayat pembayaran tetap lancar.
Selain itu, Supriyadi mengingatkan peserta agar tidak sembarangan meminjamkan KTP kepada orang lain. Penyalahgunaan identitas untuk pengajuan pinjaman dapat berdampak buruk pada catatan kredit di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK dan menyulitkan pengajuan pembiayaan di kemudian hari.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 mahasiswa, pelajar, dan organisasi kepemudaan di Banyumas. Selain Bank Jateng, acara juga menghadirkan Ketua Komisi Kejaksaan RI Prof. Pujiyono Suwadi, Kepala Kejaksaan Negeri Purwokerto Slamet Jaka Mulyana, serta Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.