Pria Diduga Mabuk Mengamuk di Depan Gerbang UNS, Polisi Bergerak Cepat Usai Terima Laporan 110

Polresta Surakarta mengamankan pria yang diduga mabuk dan mengamuk di depan Gerbang UNS Solo setelah menerima laporan warga melalui layanan Polisi 110 pada Sabtu dini hari.

chat_bubble_outline 0

 

SOLO, HARIANKOTA.COM  – Aksi seorang pria yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras hingga mengamuk di depan gerbang Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo berhasil segera ditangani aparat kepolisian.

Pria tersebut diamankan setelah Polresta Surakarta menerima laporan warga melalui layanan darurat Polisi 110 pada Sabtu (1/8/2026) dini hari.

Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan, laporan diterima operator layanan Polisi 110 sekitar pukul 04.15 WIB. Pelapor bernama Andre menginformasikan adanya seorang pria yang membuat resah di kawasan gerbang Kampus UNS, Kecamatan Jebres.

Menurut laporan, pria tersebut mengenakan celana jeans biru tanpa mengenakan baju dan diduga berada dalam pengaruh minuman keras.

“Mendapat laporan tersebut, operator langsung meneruskan informasi kepada personel piket Samapta, piket fungsi Polresta Surakarta, serta anggota Polsek Jebres untuk melakukan pengecekan ke lokasi,” kata AKP Lingga.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan penyisiran di sekitar kawasan yang dilaporkan. Pria dengan ciri-ciri sesuai informasi pelapor kemudian ditemukan berada di depan sebuah warung pecel lele di Jalan Ir. Sutami, Jebres.

Petugas selanjutnya mengamankan pria tersebut tanpa perlawanan dan membawanya ke Mapolsek Jebres untuk menjalani pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengapresiasi kepedulian masyarakat yang memanfaatkan layanan Polisi 110 untuk melaporkan potensi gangguan keamanan.

Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat membantu kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.

“Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan,” ujar Kombes Catur.

Pelapor, Andre, juga mengaku puas dengan respons cepat petugas. Ia menilai kehadiran polisi dalam waktu singkat membuat situasi kembali aman dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

2 hari yang lalu