12 Pesilat Solo Siap Bertarung di Popda Jateng 2026, Targetkan 5 Medali Emas

12 pesilat Kota Surakarta siap berlaga di Popda Jateng 2026 di Semarang. IPSI Solo membidik lima medali emas, satu perak, dan dua perunggu.

chat_bubble_outline 0

SOLO, HARIANKOTA.COM – Persaingan perebutan medali di cabang pencak silat Popda Jawa Tengah 2026 bakal menjadi ujian bagi 12 pesilat Kota Surakarta. Membawa target lima medali emas, kontingen pencak silat Solo siap bertanding menghadapi atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Popda Jateng 2026 digelar di Semarang pada 1–6 September. Untuk cabang pencak silat, pertandingan dipusatkan di GOR Jatidiri dan Tenis Indoor Semarang.

Ketua IPSI Kota Surakarta Ito Indrayana Rangga Wangi melalui Ketua Pembibitan, Pemasalan dan Sarana Prasarana IPSI Surakarta, Rio Sadewa, mengatakan tim telah menyiapkan 12 atlet untuk mengejar target medali.

“Untuk merealisasikan target tersebut, IPSI Kota Surakarta mengirimkan 12 pesilat,” kata Rio.

Dari 12 atlet tersebut, dua pesilat akan turun pada nomor jurus tunggal. Keduanya masing-masing bertanding di kategori jurus tunggal SD putri dan jurus tunggal SMA.

Sementara itu, 10 atlet lainnya akan mengandalkan kemampuan pada nomor tanding. Komposisi tersebut diharapkan mampu memberikan peluang bagi Solo untuk mengumpulkan medali sebanyak mungkin.

Rio menyadari target lima emas bukan perkara mudah. Pasalnya, Popda Jateng menjadi ajang pertemuan para pesilat pelajar terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Meski persaingan diperkirakan sengit, IPSI Surakarta tetap membawa optimisme. Para atlet diminta menjaga fokus dan mengeluarkan kemampuan terbaik ketika memasuki arena pertandingan.

“Optimisme tetap kami bawa untuk kompetisi dengan pesilat daerah lainnya,” ujarnya.

Selain lima emas, kontingen pencak silat Surakarta juga menargetkan satu medali perak dan dua perunggu dari Popda Jateng 2026.

Pencak silat merupakan satu dari 21 cabang olahraga yang diikuti kontingen Kota Surakarta dalam Popda Jateng tahun ini. Secara keseluruhan, kontingen Solo diperkuat 352 atlet dan pelatih.

Para atlet sebelumnya telah mengikuti prosesi pelepasan kontingen di Loji Gandrung, Jumat (28/8). Mereka berasal dari jenjang SD hingga SMA sederajat dan dipersiapkan untuk membawa nama Kota Surakarta di tingkat provinsi.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Solo, Rini Kusumandari, mengatakan seluruh atlet yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi bersama pengurus kota masing-masing cabang olahraga. Solo sendiri membidik posisi juara umum pertama pada Popda Jateng 2026.

Namun, Rini mengakui persaingan antardaerah tidak mudah karena sejumlah kabupaten dan kota juga memiliki kekuatan atlet yang cukup baik.

“Kami juga melihat kekuatan kabupaten/kota lain yang bagus. Harapannya bisa maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah VI Jawa Tengah, Agung Wijayanto, memberikan dukungan kepada para atlet pelajar Solo.

Menurut Agung, Popda tidak hanya menjadi tempat bagi atlet untuk mengejar prestasi dan medali. Kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter pelajar melalui pengalaman bertanding, membangun mental, serta belajar menghadapi persaingan.

Pada Popda Jateng 2026, terdapat perubahan format pada kelompok usia tertentu. Kategori SD dan SMP tidak lagi dipisahkan, tetapi masuk dalam kompetisi Popda tingkat provinsi.

Dengan 12 pesilat yang diturunkan, IPSI Surakarta berharap target lima emas, satu perak, dan dua perunggu dapat diwujudkan. Perolehan tersebut diharapkan ikut memperbesar peluang Kota Surakarta merebut gelar juara umum Popda Jateng 2026.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya