KBIHU Aisyiyah Surakarta Buka Manasik Haji 2027, 200 Calon Jemaah Mulai Persiapan

KBIHU Aisyiyah Surakarta membuka manasik haji 1448 H/2027 M dengan sekitar 200 calon jemaah.

chat_bubble_outline 0

SOLO, HARIANKOTA.COM  – Menjadi tamu Allah tidak cukup hanya dengan menunggu jadwal keberangkatan. Calon jemaah haji juga perlu membekali diri dengan pengetahuan agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik.

Hal itu menjadi perhatian Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Aisyiyah Kota Surakarta yang mulai membuka bimbingan manasik haji untuk musim 1448 Hijriah/2027 Masehi.

Pembukaan ditandai dengan pengajian perdana yang digelar di Balai Muhammadiyah Kota Surakarta, Ahad (9/8/2026). Sekitar 200 calon jemaah haji dari sejumlah wilayah di Kota Surakarta mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua KBIHU Aisyiyah Kota Surakarta, Agus Thontowi Mahdi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi awal rangkaian bimbingan yang nantinya digelar rutin setiap Ahad.

“Ini pengajian perdana sekaligus pembukaan bimbingan manasik haji. Selanjutnya kegiatan akan dilaksanakan rutin setiap hari Ahad,” kata Agus.

Menurut dia, bimbingan tidak hanya diarahkan pada kesiapan fisik dan kemampuan finansial, tetapi juga pemahaman tata cara ibadah haji sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

“Kami ingin jamaah memiliki bekal ilmu yang cukup sehingga bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar,” ujarnya.

Agus menyebut bimbingan manasik KBIHU Aisyiyah Surakarta akan dilaksanakan sedikitnya 22 kali pertemuan. Program tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mempersiapkan calon jemaah yang dijadwalkan berangkat pada 2027.

KBIHU Aisyiyah Surakarta juga menargetkan jumlah jemaah yang mendapat pendampingan tahun ini setidaknya menyamai tahun sebelumnya. Pada musim haji sebelumnya, sebanyak 101 jemaah diberangkatkan melalui KBIHU tersebut.

“Harapannya tahun ini bisa sama atau lebih. Materi kami sampaikan dengan cara yang mudah dipahami dan praktis. Program tarwiyah juga tetap menjadi salah satu unggulan,” katanya.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta, Mahasri Shobahiya, mengapresiasi para calon jemaah yang mulai mempersiapkan diri jauh sebelum keberangkatan.

Ia mengatakan sebagian calon jemaah telah menunggu belasan tahun sejak mendaftarkan diri. Karena itu, masa persiapan perlu dimanfaatkan untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan menjalankan ibadah.

“Tahun ini insyaallah semuanya sudah terdaftar untuk berangkat haji pada 2027. Karena itu, persiapan perlu dimatangkan dan dilandasi dengan ilmu,” ujarnya.

Mahasri menambahkan, KBIHU Aisyiyah Kota Surakarta mendapat dukungan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta dalam memberikan pendampingan kepada calon jemaah.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, KH Subari, dalam tausiyahnya mengingatkan calon jemaah agar tidak menganggap manasik sekadar kegiatan pelengkap sebelum keberangkatan.

Menurutnya, ibadah haji merupakan kewajiban bagi umat Islam yang mampu dan pada umumnya dilakukan sekali seumur hidup. Karena itu, pemahaman mengenai tata cara ibadah menjadi bagian penting dari persiapan.

“Ilmu menjadi bekal utama agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar, tertib, dan sesuai tuntunan,” katanya.

Dengan rangkaian manasik yang digelar secara berkala, KBIHU Aisyiyah Surakarta berharap calon jemaah lebih siap menjalankan ibadah secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan ketika berada di Tanah Suci.

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

8 jam yang lalu