KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Gerakan penanaman sejuta pohon digelar di kawasan Waduk Delingan, Karanganyar, sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat mitigasi bencana. Kegiatan ini melibatkan TNI, pemerintah daerah, Lanud Adi Soemarmo, Polri, relawan dan masyarakat.
Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar, Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan sebut penanaman sejuta pohon tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro.
Beragam jenis tanaman ditanam, mulai dari pohon buah, petai hingga tanaman keras.
Dandim mengatakan kegiatan penghijauan tersebut merupakan bagian dari kegiatan teritorial sekaligus wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat.
“Intinya, kegiatan penanaman pohon ini merupakan kegiatan teritorial dan wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kami ingin memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penghijauan, salah satunya di kawasan Waduk Delingan,” ujarnya, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, rangkaian peringatan ini juga diisi berbagai kegiatan, seperti bakti sosial, pasar murah, kegiatan olahraga, perlombaan pencak silat hingga fun run.
Pemilihan Waduk Delingan sebagai lokasi penanaman dinilai memiliki arti penting karena kawasan tersebut berperan dalam mendukung kebutuhan pengairan bagi pertanian dan perkebunan masyarakat Karanganyar.
“Penghijauan di sekitar waduk juga diharapkan dapat membantu menjaga kondisi lingkungan, mengurangi risiko pendangkalan dan menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana,” imbuhnya.
Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Lek yang mewakili Danlanud Adi Soemarmo mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi berbagai unsur TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
“Melalui kegiatan penanaman sejuta pohon ini, kami ingin membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan unsur wilayah lainnya sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut juga mendorong masyarakat untuk ikut menjaga ekosistem dan lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi terhadap berbagai potensi bencana alam.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto menegaskan gerakan penanaman sejuta pohon tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.
Menurutnya, aksi tersebut harus menjadi langkah nyata untuk menjaga lingkungan dan mewariskan ekosistem yang baik kepada generasi mendatang.
“Ini bukan hanya sekadar menanam pohon dan selesai. Kegiatan ini membawa harapan sekaligus menanam kebaikan bagi ekosistem yang akan kita wariskan kepada anak-anak kita,” kata Rober.
Ia mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut dan berharap gerakan penghijauan dapat menumbuhkan kebiasaan masyarakat untuk gemar menanam, merawat pohon dan menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Intanpari.
“Hari ini kita bersama-sama menanam dan bersama-sama peduli terhadap Bumi Intanpari maupun Indonesia,” pungkasnya.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.