Satbrimob Polda Jateng Hasilkan 8 Ton Jagung dari Lahan 4,5 Hektare di Kendal

Satbrimob Polda Jateng memanen 8 ton jagung dari lahan 4,5 hektare di Kendal sebagai bagian dari program pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan nasional

chat_bubble_outline 0
8 Ton Jagung Dipanen dari Lahan Brimob di Kendal, Kolaborasi Ini Jadi Kuncinya (Foto:isr/HARIANKOTA)

KENDAL, HARIANKOTA.COM – Satbrimob Polda Jawa Tengah memanen sekitar 8 ton jagung kering dari lahan seluas 4,5 hektare di Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal.

Hasil panen tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif yang dikelola bersama berbagai pemangku kepentingan.

Panen raya yang berlangsung pada 25–26 Juni 2026 itu melibatkan sekitar 50 personel Satbrimob Polda Jateng bersama pemerintah daerah, PTPN Regional 3, TNI, Polri, dan masyarakat setempat. Keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian dari kolaborasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah.

Pemanfaatan lahan produktif kini menjadi salah satu langkah yang terus didorong dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain meningkatkan hasil produksi pertanian, pengelolaan lahan secara berkelanjutan diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mengoptimalkan lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Dalam kegiatan tersebut, Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Noor Hudaya hadir bersama jajaran pejabat utama Satbrimob, Camat Singorojo, perwakilan PTPN Regional 3, Kapolsek Singorojo, Danramil, serta pemerintah desa setempat.

Sebanyak 50 personel Satbrimob yang dipimpin Komandan Kompi Pelopor (Danki) KP Yuniarto Assyidiq turun langsung ke lahan untuk memanen jagung bersama unsur pemerintah dan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program pemanfaatan lahan produktif yang dijalankan Satbrimob Polda Jateng.

Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Noor Hudaya mengatakan ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis pemerintah yang membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Satbrimob Polda Jateng berkomitmen mengambil peran melalui pemanfaatan lahan produktif dan kegiatan pertanian yang berkelanjutan. Harapannya, hasil panen ini dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Noor Hudaya, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan panen jagung tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Polda Jateng, pemerintah daerah, PTPN Regional 3, TNI, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian di Kabupaten Kendal.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut dukungan terhadap program ketahanan pangan menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan keterlibatan Satbrimob dalam kegiatan pertanian menunjukkan peran Polri yang semakin luas melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penguatan ketahanan pangan membutuhkan dukungan bersama agar mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Panen sekitar 8 ton jagung di Kabupaten Kendal tersebut menjadi salah satu hasil dari pemanfaatan lahan produktif yang dijalankan Satbrimob Polda Jateng. Program itu diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pertanian di daerah.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Tender Proyek Jalan Karanganyar Jadi Perhatian Formaska, Minta Evaluasi Proses Lelang

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Forum Masyarakat Karanganyar (Formaska) meminta proses tender proyek pembangunan dan pemeliharaan jalan di Kabupaten Karanganyar senilai sekitar Rp159 miliar dievaluasi. Organisasi masyarakat tersebut menyampaikan sejumlah catatan terkait persyaratan lelang dan proses evaluasi administrasi yang dinilai perlu mendapat perhatian. Sekretaris Formaska, Andriyanto atau Andre Heho, mengatakan pihaknya telah mempelajari dokumen pengadaan yang dipublikasikan […]

23 jam yang lalu