Libur Sekolah 2026, KAI Daop 6 Hadirkan Playground Gratis dan Permainan Tradisional di Stasiun

KAI Daop 6 Yogyakarta menghadirkan playground gratis dan permainan tradisional di sejumlah stasiun selama libur sekolah 2026 untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi keluarga.

chat_bubble_outline 0

YOGYAKARTA, HARIANKOTA.COM – Menunggu kereta api saat liburan sekolah kini tak lagi membosankan bagi anak-anak. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menghadirkan berbagai fasilitas ramah anak di sejumlah stasiun guna menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi keluarga.

Fasilitas yang disediakan antara lain area bermain anak (playground) yang dapat digunakan secara gratis oleh pelanggan. Playground tersebut tersedia di ruang tunggu Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, dan Purwosari.

Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya KAI meningkatkan kenyamanan pelanggan, khususnya keluarga yang memanfaatkan masa libur sekolah untuk bepergian menggunakan kereta api.

Selain menghadirkan area bermain modern, KAI Daop 6 juga mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda. Pengunjung dapat menemukan permainan congklak dan sejumlah permainan tradisional lainnya di area playground Stasiun Yogyakarta dan Solo Balapan.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa masa libur sekolah identik dengan meningkatnya jumlah penumpang yang melakukan perjalanan bersama keluarga.

“Pada masa libur sekolah, jumlah pelanggan yang bepergian menggunakan kereta api cenderung meningkat karena dimanfaatkan sebagai momen liburan keluarga. Untuk itu, KAI Daop 6 menghadirkan fasilitas ramah anak berupa playground yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh pelanggan,” ujar Feni Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, KAI ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memberikan nilai edukatif bagi anak-anak melalui berbagai fasilitas yang tersedia di stasiun.

Feni menambahkan, penyediaan permainan congklak merupakan salah satu bentuk dukungan KAI terhadap pelestarian budaya lokal yang mulai jarang dimainkan oleh generasi muda.

“Melalui permainan congklak yang tersedia di beberapa stasiun, kami ingin mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak dan keluarga. Harapannya, pelanggan tidak hanya menikmati perjalanan yang nyaman, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar mengenai budaya bangsa,” katanya.

KAI Daop 6 Yogyakarta terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui berbagai inovasi yang menyasar seluruh kalangan pelanggan, termasuk anak-anak.

Dengan fasilitas tersebut, KAI berharap perjalanan selama libur sekolah menjadi lebih berkesan sekaligus memberikan pengalaman positif bagi keluarga yang menggunakan transportasi kereta api.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Polisi mengungkap kasus bentrokan antar perguruan silat di Mojogedang, Karanganyar. Satu tersangka telah ditetapkan dalam kasus pengeroyokan yang menyebabkan sejumlah korban terluka.

5 menit yang lalu