KARANGANYAR,HARIANKOTA.COM – Kemunculan seekor macan tutul di lereng Gunung Lawu kembali mengundang perhatian warga. Satwa liar tersebut terekam kamera saat berada di semak-semak wilayah Dusun Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Selasa (3/3/2026) pagi.
Dalam video yang beredar di masyarakat, macan tutul tampak berdiam di area yang tidak jauh dari permukiman.
Sesekali hewan itu terlihat menoleh ke sekitar sebelum akhirnya tetap berada di lokasi persembunyiannya. Rekaman tersebut dengan cepat menyebar melalui pesan berantai dan media sosial warga.
Sebelumnya, warga setempat melaporkan adanya ternak ayam yang ditemukan mati dengan luka mencurigakan yang mengarah pada serangan predator.
Kejadian itu terjadi beberapa hari sebelum penampakan macan dan telah disampaikan kepada pemerintah desa serta aparat terkait.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari unsur kecamatan, TNI-Polri, petugas kehutanan, dan Resort KSDA Wilayah Karanganyar melakukan pengecekan lapangan.
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan dua jejak kaki dengan ukuran berbeda di sekitar kandang ternak dan titik penampakan.
Perbedaan ukuran jejak tersebut mengindikasikan kemungkinan adanya lebih dari satu individu satwa liar di kawasan itu. Namun, kepastian mengenai jenis dan jumlah satwa masih menunggu hasil asesmen lanjutan dari pihak konservasi.
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Surakarta untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
Menurutnya, hingga kini belum ada laporan korban dari warga. Meski demikian, pemantauan dilakukan secara intensif guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Heblmengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kemunculan satwa serta menghindari tindakan yang dapat memicu respons agresif.
“Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah pada pagi dan malam hari.
Hingga berita ini ditayangkan, tim masih berada di lokasi untuk melakukan pengumpulan data dan observasi lanjutan. Keputusan terkait langkah penanganan berikutnya akan ditetapkan setelah hasil asesmen resmi diterima.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.