Material Longsor Masih Tutupi Jalan di Jatiyoso, Warga Terpaksa Gunakan Jalur Alternatif

Tanah longsor menutup akses jalan penghubung Dusun Blanteng dan Dusun Tawang di Jatiyoso, Karanganyar.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Tanah longsor menutup jalan penghubung antara Dusun Blanteng dan Dusun Tawang, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, pada Sabtu (11/7/2026) malam hingga hari ini masih dalam proses pembersihan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Sugiharjo sampaikan proses pembersihan masih berlangsung dan akses menuju Dusun Tawang belum bisa dilalui.

Menurutnya proses pembersihan material longsor membutuhkan bantuan alat berat agar akses jalan dapat segera dibuka kembali. Meski lokasi longsor masih tertutup material, namun warga masih bisa melewati jalur lain untuk beraktifitas meski memutar.

“Untuk saat ini akses belum bisa dibuka, namun ada jalan lain untuk aktifitas warga,” terangnya Senin (13/7/2026).

Sugiharjo menambahkan longsor terjadi sekitar pukul 23.45 WIB di ruas Jalan Kuryo–Tawang, tepatnya di RT 04/RW 08, Desa Wonorejo.

“Imbas dari tanah longsor tersebut akses transportasi warga terputus dan sedikitnya 18 rumah menjadi terisolasi,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, mereka mengaku mendengar suara gemuruh dari arah tebing. Setelah dilakukan pengecekan, material tanah diketahui telah menimbun badan jalan sehingga jalur penghubung antar dusun tidak dapat dilalui.

Dugaan sementara, longsor dipicu meluapnya saluran irigasi pertanian yang berada di bagian atas lokasi. Saluran yang tersumbat menyebabkan aliran air menggerus tebing hingga akhirnya terjadi longsor.

Selain memutus akses jalan, bencana tersebut mengakibatkan sekitar 18 rumah warga di kawasan terdampak tidak dapat dijangkau melalui jalur utama.

Petugas dari BPBD Kabupaten Karanganyar bersama TNI, Polri, relawan penanggulangan bencana, dan masyarakat setempat langsung melakukan asesmen serta kaji cepat di lokasi.

“Hingga saat ini, nilai kerusakan maupun kerugian masih dalam proses pendataan,” imbuhnya.

Selain melakukan penanganan di lokasi, pihaknya juga memberikan arahan dan edukasi kepada warga mengenai langkah-langkah keselamatan yang harus dilakukan untuk mengantisipasi potensi longsor susulan

“Kami juga memberikan arahan keselamatan kepada warga guna mengantisipasi potensi longsor susulan,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya