KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Deretan bibit pohon lebih dulu ditanam sebelum suara pertandingan Mobile Legends menggema di arena Kapolda Jateng Cup 2026.
Momen tersebut menjadi pembuka yang unik dalam turnamen esports tingkat Jawa Tengah, sekaligus menegaskan bahwa semangat kompetisi generasi muda dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Turnamen yang digelar di De Tjolomadoe, Karanganyar, Sabtu (20/6/2026), diawali dengan Gerakan Penanaman Pohon bertema “Dari Generasi Muda untuk Masa Depan Indonesia”.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polda Jawa Tengah.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, jajaran pejabat utama Polda Jateng, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi.
Sebanyak 60 titik di kawasan De Tjolomadoe ditanami berbagai jenis pohon keras, di antaranya tabebuya, pule, dan dadap merah. Selain memiliki nilai estetika, pohon-pohon tersebut dipilih karena manfaat ekologisnya yang diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Konsep yang diusung dalam Kapolda Jateng Cup 2026 tidak hanya berfokus pada kompetisi digital. Turnamen ini juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kelestarian lingkungan.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon menjadi simbol pembangunan karakter generasi muda yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.
“Kapolda Jateng Cup 2026 selain menghadirkan ajang kompetisi esports, juga sebagai sarana membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap masa depan lingkungan. Melalui gerakan penanaman pohon ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kemajuan teknologi dan perkembangan dunia digital harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurut Artanto, tema yang diangkat mencerminkan harapan agar generasi muda Indonesia mampu menjadi agen perubahan yang kreatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memiliki tanggung jawab menjaga bumi bagi generasi berikutnya.
Ia mengibaratkan pohon yang ditanam hari ini sebagai investasi masa depan, sebagaimana pembinaan karakter dan prestasi generasi muda yang hasilnya akan dirasakan bangsa di tahun-tahun mendatang.
“Pohon yang ditanam hari ini beberapa tahun ke depan akan tumbuh dan memberi kehidupan. Filosofinya sama dengan pembinaan generasi muda. Apa yang ditanam hari ini, baik berupa karakter, prestasi maupun kepedulian terhadap lingkungan, akan menjadi bekal bagi bangsa Indonesia di masa mendatang,” jelasnya.
Selain aksi penghijauan dan kompetisi Mobile Legends, Kapolda Jateng Cup 2026 juga dimeriahkan berbagai kegiatan pendukung seperti meet and greet bersama pro player, lomba cosplay, hiburan musik, lomba suporter, hingga festival kuliner yang menjadi daya tarik bagi masyarakat dan kalangan muda.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.