Wali Kota Solo Buka Peluang Kerja Sama dengan Delegasi Parlemen Australia, Bidik Pariwisata hingga Ketenagakerjaan

Pemerintah Kota Solo membuka peluang kerja sama dengan Delegasi Parlemen Australia di sektor pariwisata, pendidikan, investasi, dan pengembangan tenaga kerja melalui Solo Techno Park.

chat_bubble_outline 0

SOLO, HARIANKOTA.COM – Pemerintah Kota Surakarta mulai membuka peluang kolaborasi internasional dengan Australia melalui pertemuan antara Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, dan delegasi parlemen dari Australia di kawasan Solo Techno Park, Jumat (22/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang penjajakan kerja sama lintas sektor, mulai dari pariwisata, pendidikan, investasi, hingga penguatan kualitas tenaga kerja dan pengembangan ekonomi berbasis teknologi.

Dalam kesempatan itu, Respati memperkenalkan Surakarta sebagai kota yang berkembang dengan kekuatan budaya, sejarah, serta konsep wellness city yang mulai diperkuat dalam arah pembangunan daerah.

Ia juga memaparkan sejumlah program yang dijalankan pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui program Rumah Siap Kerja Bersama.

Menurut Respati, program tersebut dirancang sebagai ekosistem yang mempertemukan kebutuhan industri dengan tenaga kerja agar lebih selaras dengan tantangan pasar kerja ke depan.

“Momentum bonus demografi harus dipersiapkan sejak sekarang melalui peningkatan keterampilan dan penciptaan akses kerja yang lebih luas,” ujarnya.

Melalui dukungan Solo Techno Park, Pemkot Surakarta juga mengembangkan sejumlah program peningkatan kapasitas generasi muda, seperti pendidikan vokasi, pelatihan bahasa Inggris, hingga program magang industri ke Jepang.

Dalam dialog bersama delegasi Australia, turut dibahas peluang kolaborasi pengembangan skema working holiday visa yang diharapkan dapat membuka akses pengalaman kerja internasional bagi anak muda Indonesia, khususnya warga Surakarta.

Pemerintah Kota menilai kerja sama tersebut berpotensi memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia di tingkat global.

Usai pertemuan, Respati mengungkapkan bahwa delegasi Australia menunjukkan perhatian terhadap potensi yang dimiliki Surakarta, terutama sektor pariwisata, pertukaran pelajar, dan pengembangan ekonomi digital.

Menurutnya, Australia saat ini mulai melihat peluang destinasi alternatif di Indonesia selain Bali.

Keberadaan akses penerbangan menuju Bali dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan destinasi wisata di Solo dan kawasan Solo Raya kepada wisatawan mancanegara.

Selain pariwisata, perkembangan ekosistem digital dan inovasi yang tumbuh di Solo Techno Park juga disebut menjadi salah satu hal yang menarik perhatian delegasi selama kunjungan berlangsung.

Pemerintah Kota berharap penjajakan ini dapat berkembang menjadi kerja sama konkret yang memberikan dampak terhadap investasi, pembukaan lapangan kerja, serta peningkatan kunjungan wisata ke Surakarta.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya