KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Gunung Lawu kembali menjadi pusat perhatian setelah ratusan pegiat alam melakukan aksi peduli lingkungan bertajuk Gerakan Lawu Resik (GELAR) pada 6–7 September 2025.
Kegiatan ini mengundang antusiasme lebih dari 200 relawan yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.
Tidak hanya mengangkut tumpukan sampah, para sukarelawan juga memperbaiki sejumlah fasilitas pendakian. Mereka membersihkan coretan vandalisme, merestorasi selter, serta menata jalur yang kerap dilewati pendaki.
“Gunung Lawu masih menyimpan banyak sampah, mulai dari plastik makanan, botol minuman, hingga kaleng. Semuanya kami kumpulkan dan dibawa turun, bahkan sampai penuh satu truk,” ungkap Rifan Feir Nandhi, relawan asal Karanganyar Emergency, Rabu (17/9/2025).
Aksi bersih-bersih kali ini difokuskan pada jalur Cemoro Kandang menuju Pos 4 Cokrosuryo. Selter yang rusak juga menjadi prioritas perbaikan agar pendaki merasa lebih nyaman saat beristirahat.
Sejumlah komunitas ikut ambil bagian, di antaranya AGL, Jumapolo Rescue, Recho, Paguyuban Giri Lawu (PGL), relawan PSHT, hingga kelompok SAR setempat. Peserta yang hadir pun beragam usia, mulai dari remaja hingga pendaki berusia lanjut.
Rifan menambahkan, kegiatan ini tidak berhenti di Cemoro Kandang. Dalam waktu dekat, relawan akan kembali menggelar aksi serupa di jalur pendakian Cetho. “Kami berharap Gunung Lawu tetap terjaga kebersihannya, aman, dan ramah bagi siapa pun yang mendaki,” tutupnya.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.