KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Pengelola Graha Sunan Lawu di kawasan Tawangmangu Wonder Park mulai serius menggarap segmen pernikahan sebagai sumber pendapatan baru.
Upaya tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Wedding Showcase bertajuk “Close Above the Clouds”, yang menghadirkan simulasi resepsi pernikahan lengkap layaknya acara pernikahan sesungguhnya.
Humas The Lawu Group, Dhani Wulandari, mengatakan dalam kegiatan tersebut, pengunjung disuguhi konsep mini wedding mulai dari prosesi penerimaan tamu, pembawa acara (MC), pasangan pengantin, hingga kehadiran orang tua mempelai.
“Konsep ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan Graha Sunan Lawu sebagai lokasi pernikahan indoor terbesar di kawasan wisata Tawangmangu,” jelasnya, Sabtu (20/6/2026).
Perwakilan manajemen Lawu Grup menyebut selama ini gedung tersebut lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan seminar, rapat, dan berbagai acara pertemuan. Namun, pihaknya melihat potensi pasar pernikahan yang masih sangat besar sehingga perlu dimaksimalkan.
“Wedding itu pasar yang selalu ada. Kami memiliki venue yang representatif dan mampu menampung hingga 1.200 tamu, sehingga masyarakat perlu mengetahui bahwa Tawangmangu memiliki gedung pernikahan indoor dengan kapasitas besar,” ujarnya
Graha Sunan Lawu telah beroperasi lebih dari satu tahun sebagai gedung serbaguna. Melalui Wedding Showcase ini, pengelola ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa gedung tersebut dapat digunakan sebagai lokasi resepsi pernikahan dengan berbagai konsep.
Selain venue indoor, Tawangmangu Wonder Park juga menawarkan lokasi pernikahan outdoor dengan latar pemandangan Pegunungan Lawu. Konsep ini dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi pasangan yang menginginkan suasana pernikahan di alam terbuka.
Tidak hanya itu, perusahaan juga memiliki sejumlah unit usaha di berbagai daerah, termasuk kerja sama terbaru dengan Bromo Skybridge yang juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pernikahan berkapasitas sekitar 100 tamu.
Pada peluncuran program wedding tersebut, pengelola menawarkan paket promosi khusus senilai Rp75 juta untuk resepsi dengan kapasitas hingga 1.000 tamu menggunakan konsep hidangan tradisional ladosan.
Konsep penataan ruang juga dibuat fleksibel. Area gedung dapat disesuaikan dengan kebutuhan acara, baik menggunakan format teater, round table, maupun kombinasi keduanya.
“Konsepnya bisa menyesuaikan kebutuhan calon pengantin. Baik pernikahan adat Jawa, Bugis, maupun konsep modern semuanya bisa diterapkan di sini,” katanya.
Pada showcase kali ini, dekorasi yang ditampilkan mengusung tema modern dengan sentuhan budaya Jawa melalui penggunaan paes modern pada riasan pengantin. Konsep tersebut dipilih agar dapat diterima berbagai kalangan dan tren pernikahan masa kini.
Untuk mendukung layanan pernikahan, Graha Sunan Lawu menggandeng sejumlah vendor lokal, mulai dari wedding organizer, dekorasi, hingga penyedia katering.
Meski demikian, pihak pengelola menegaskan tidak membatasi calon pengantin untuk menggunakan vendor tertentu. Sistem yang diterapkan bersifat fleksibel sehingga pasangan dapat memilih penyedia jasa sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.
“Kami membuka peluang kolaborasi dengan berbagai vendor. Misalnya untuk makeup artist, setiap orang memiliki kecocokan yang berbeda, sehingga paket yang kami tawarkan tidak bersifat kaku,” jelasnya
Sebagai bagian dari promosi, pengelola juga memberikan bonus menginap selama tiga hari dua malam di Pacitan bagi lima pasangan pertama yang melakukan kesepakatan pemesanan pada hari peluncuran program.
Keunggulan lain yang ditawarkan adalah tersedianya fasilitas penginapan di sekitar area venue. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh pengantin maupun keluarga yang datang dari luar kota.
Dengan berbagai fasilitas dan kapasitas besar yang dimiliki, Graha Sunan Lawu optimistis dapat menjadi salah satu destinasi pernikahan unggulan di kawasan Tawangmangu dan Kabupaten Karanganyar.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.