Karanganyar Pastikan PPDB 2025 Bebas Kecurangan, KPK Turun Tangan Awasi Transparansi

Karanganyar siap gelar PPDB 2025 secara transparan dan bebas kecurangan. Pemkab teken pakta integritas, gandeng KPK, dan terapkan verifikasi ketat demi pendidikan adil dan berkualitas

chat_bubble_outline 0
Karanganyar Siap Wujudkan PPDB 2025 Transparan, Pemkab Gandeng KPK untuk Awasi Jalannya Seleksi (Foto: HARIAN KOTA/Muhammad Bramantyo)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menunjukkan komitmen serius dalam mewujudkan proses seleksi yang bersih, jujur, dan transparan.

Dalam langkah konkret yang dilakukan pada Rabu (7/5), Bupati Rober Christanto bersama jajaran Forkopimda dan kepala dinas terkait menandatangani pakta integritas di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Langkah ini bukan hanya simbolik, melainkan strategi nyata untuk menutup celah terjadinya kecurangan dalam proses PPDB.

Bahkan, Pemkab Karanganyar akan mengirimkan salinan pakta integritas tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk keterbukaan terhadap pengawasan eksternal.

“Ini adalah fondasi agar anak-anak kita mendapat hak pendidikan secara adil. Tak boleh ada permainan atau intervensi pihak luar,” tegas Bupati Rober.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Agam Bintoro, menambahkan bahwa verifikasi berlapis akan diterapkan untuk mengawasi setiap berkas pendaftaran.

Ia menegaskan bahwa segala bentuk titipan, manipulasi data, atau penggunaan dokumen palsu akan ditindak secara tegas.

“Semua berkas akan diperiksa oleh dinas terkait. Data keluarga tidak mampu akan diverifikasi Dinas Sosial, dokumen zonasi dicek oleh Disdukcapil, dan sertifikat prestasi langsung oleh tim kami. Kami ingin pastikan tak ada penyimpangan,” ungkap Agam.

Sistem zonasi tetap menjadi jalur utama dalam PPDB 2025, namun jalur prestasi dan afirmasi juga tetap tersedia.

Jalur afirmasi akan memprioritaskan siswa dari keluarga kurang mampu serta anak dari keluarga yang pindah tugas ke Karanganyar.

Dengan pendekatan ini, Pemerintah Karanganyar berharap dapat memperkuat akses pendidikan merata bagi seluruh warganya.

Agam Bintoro menyatakan bahwa seluruh tim telah siap secara teknis dan mental untuk mengawal jalannya PPDB yang bersih dan berintegritas.

“Kami optimistis PPDB tahun ini bisa jadi percontohan nasional. Dengan sinergi yang solid, kita bisa hadirkan sistem pendidikan yang benar-benar berpihak pada kualitas dan keadilan,” tutupnya.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya