Local Fight Days Jadi Ajang Kebangkitan Tinju Karanganyar Jelang Porprov

Sebanyak 46 petinju dari berbagai daerah mengikuti Local Fight Days di Karanganyar. Ajang ini menjadi sarana pembinaan atlet dan persiapan menuju Porprov Jawa Tengah.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR HARIANKOYA.COM – Upaya membangkitkan prestasi olahraga tinju di Karanganyar mulai dilakukan melalui gelaran Local Fight Days, sebuah ajang eksibisi yang mempertemukan petinju muda dari berbagai daerah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pemanasan bagi atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.

Sekretaris panitia, Muhammad Philip Amisur, mengatakan event tersebut merupakan salah satu turnamen tinju pertama yang digelar di Karanganyar sebagai respons atas kondisi cabang olahraga tinju yang dinilai masih tertinggal dibanding cabor lainnya.

“Melalui event ini kami ingin meningkatkan gairah tinju di Karanganyar sekaligus memberikan ruang kompetisi bagi para atlet. Harapannya ke depan pembinaan olahraga, khususnya tinju, bisa lebih sehat dan prestasi atlet semakin meningkat,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).

Sebanyak 46 petinju ambil bagian dalam ajang tersebut. Mereka berasal dari berbagai sasana di Karanganyar maupun luar daerah seperti Yogyakarta, Surabaya, Wonogiri, dan Sragen.

“Sejumlah atlet yang telah lolos Porprov juga turut bertanding untuk mengasah kemampuan,” ungkapnya.

Pertandingan menggunakan sistem kelas berdasarkan berat badan dan masih berada pada level amatir. Panitia membagi pertandingan ke dalam delapan kelas dengan toleransi selisih berat maksimal tiga kilogram sesuai regulasi yang berlaku.

“Untuk pertandingan dibahi 18 kelas,” imbuhnya.

Philip menjelaskan mayoritas peserta merupakan pelajar. Bahkan petinju termuda yang tampil masih berusia 15 tahun. Sekitar 70 persen peserta berasal dari kalangan pelajar.

Menurutnya, Karanganyar memiliki potensi besar di cabang tinju. Saat ini terdapat tujuh atlet tinju Karanganyar yang telah lolos ke Porprov Jawa Tengah.

Selain menjadi ajang eksibisi, Local Fight Days juga diharapkan menjadi wadah penjaringan atlet melalui Warrior Boxing Karanganyar (WBK), yang kini berkolaborasi dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Karanganyar dalam pembinaan atlet muda.

 

“Kami ingin menjaring bibit-bibit petinju dari berbagai sasana dan komunitas untuk mendukung pembinaan yang dilakukan Pertina,” katanya.

Panitia berencana melanjutkan pembinaan melalui event berikutnya yang akan digelar di Brigif 6 Sukoharjo pada Agustus mendatang. Atlet-atlet berprestasi dari Local Fight Days berkesempatan mendapatkan dukungan untuk mengikuti ajang tersebut sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya