BAZNAS Karanganyar Latih 50 Calon Satpam Bersertifikat, Siap Isi Kebutuhan Tenaga Keamanan

BAZNAS Karanganyar menggelar pelatihan dasar Satpam angkatan ketiga untuk 50 peserta. Lulusan diprioritaskan mengisi kebutuhan tenaga keamanan di perusahaan dan kawasan industri.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Tingginya kebutuhan tenaga keamanan di kawasan industri dan perusahaan dimanfaatkan BAZNAS Karanganyar untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Melalui pelatihan dasar Satuan Pengamanan (Satpam) angkatan ketiga, sebanyak 50 peserta disiapkan menjadi tenaga keamanan bersertifikat yang siap memasuki dunia kerja.

Program hasil kerja sama BAZNAS Karanganyar, Polres Karanganyar, dan lembaga pendidikan keamanan tersebut resmi dibuka di Aula Kantor Desa Jati, Kecamatan Jaten, Rabu (3/6).

Pembukaan pelatihan dihadiri Kasubdit Binsatpam Polsus Ditbinmas Polda Jawa Tengah AKBP Meyta Taliu serta Kasibinlat Binpolsus Ditbinmas Polda Jawa Tengah Kompol Rahma yang memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta.

Kasat Binmas Polres Karanganyar AKP Sugiyanto mengatakan pelatihan tersebut merupakan upaya meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap lapangan pekerjaan di sektor jasa pengamanan.

Menurutnya, lulusan dua angkatan sebelumnya telah menunjukkan hasil positif. Sebagian besar peserta berhasil mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan dan memperoleh sertifikat kompetensi Satpam.

“Dua angkatan sebelumnya sebagian besar telah bekerja setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan Satpam. Mereka memperoleh sertifikat kompetensi yang menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut juga terus meningkat. Jika pada angkatan pertama dan kedua masing-masing diikuti 30 peserta, jumlah peserta tahun ini bertambah menjadi 50 orang.

Selama sembilan hari pelatihan, peserta akan dibekali berbagai materi mulai dari bela diri dasar, teknik pengamanan, tugas pokok Satpam, pembinaan mental dan disiplin, etika profesi, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Pelatihan tersebut mengacu pada Peraturan Kepolisian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa yang menjadi standar kompetensi bagi anggota Satpam. Materi diberikan oleh instruktur dari lembaga pendidikan Satpam berizin di Jawa Tengah dengan dukungan personel Polres Karanganyar.

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan, peserta akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang dapat digunakan sebagai syarat melamar pekerjaan di bidang keamanan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Karanganyar Khafindi menjelaskan bahwa program pelatihan Satpam merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang dibiayai melalui dana zakat, infak, dan sedekah.

Seluruh biaya pelatihan ditanggung BAZNAS dengan nilai sekitar Rp3,5 juta untuk setiap peserta.

“Program ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka kesempatan kerja sehingga manfaat dana zakat dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para peserta dan keluarganya,” katanya.

Selain pelatihan Satpam, BAZNAS Karanganyar juga mengembangkan sejumlah program pemberdayaan ekonomi lainnya seperti pelatihan montir, barbershop, digital marketing, dan usaha kopi.

Panitia pelaksana menyebutkan para lulusan akan diprioritaskan untuk mengisi kebutuhan tenaga pengamanan di sejumlah perusahaan dan pabrik di Karanganyar maupun daerah sekitar yang terus berkembang.

 

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya