Struktur Birokrasi Denpasar Diperkuat, Eddy Mulya Resmi Jadi Sekda Definitif

Penguatan birokrasi Denpasar ditandai penetapan Sekda definitif dan Inspektur Kota untuk mendorong pelayanan publik dan reformasi ASN Bali

chat_bubble_outline 0
Pelantikan Sekda Kota Denpasar (Foto: Ist/HARIANKOTA)

DENPASAR, HARIANKOTA.COM – Pemerintah Kota Denpasar memperkuat fondasi birokrasi dengan menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif melalui mekanisme seleksi terbuka.

Langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi pemerintahan daerah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik di Kota Denpasar.

Figur yang dipercaya mengisi posisi strategis tersebut adalah I Gusti Ngurah Eddy Mulya, birokrat senior yang sebelumnya mengemban tugas di sektor pendapatan daerah.

Pengangkatan ini sekaligus mempertegas arah kebijakan pemerintah kota dalam memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

Selain pengisian jabatan Sekda, Pemerintah Kota Denpasar juga menetapkan Ni Ketut Dewi Ratih Purnamasari sebagai Kepala Inspektorat. Penempatan ini diharapkan memperkuat fungsi pengawasan internal serta mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menekankan bahwa penguatan struktur birokrasi menjadi kunci dalam menjawab dinamika pembangunan perkotaan dan tuntutan masyarakat Bali, khususnya di wilayah Denpasar sebagai pusat aktivitas pemerintahan dan ekonomi.

Menurutnya, aparatur sipil negara dituntut bekerja lebih adaptif, cepat, dan inovatif agar pelayanan publik dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat perkotaan.

Sebagai Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi antarlembaga serta memastikan kebijakan kepala daerah dapat diterjemahkan secara efektif hingga ke tingkat teknis.

“Kolaborasi dan koordinasi menjadi pondasi agar program prioritas Pemerintah Kota Denpasar berjalan konsisten dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala BKPSDM Kota Denpasar I Wayan Sudiana menyebutkan bahwa penguatan birokrasi ini mencakup total 43 pejabat struktural, terdiri atas Sekretaris Daerah, Inspektur Kota, 22 pejabat administrator, dan 19 pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Pengisian jabatan strategis ini diharapkan mampu mempercepat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju sebagai wajah pembangunan Bali perkotaan.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

1 hari yang lalu