Rp400 Miliar Disiapkan, Pemerintah Kebut Penyempurnaan Kawasan Olahraga di NPC Karanganyar

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp400 miliar untuk menyelesaikan GOR kedua, skybridge, genset, dan fasilitas edukasi di kawasan olahraga terpadu Karanganyar.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Rencana pengembangan kawasan olahraga terpadu di Karanganyar memasuki tahap lanjutan.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk menyelesaikan sejumlah fasilitas yang dinilai penting agar kawasan tersebut dapat beroperasi secara maksimal.

Saat meninjau lokasi, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini bukan menambah bangunan baru, melainkan menuntaskan sarana yang masih belum selesai dikerjakan.

Beberapa pekerjaan yang masuk daftar prioritas meliputi penyelesaian gedung olahraga (GOR) kedua, pembangunan skybridge sebagai penghubung antarfasilitas, penyediaan genset untuk menjamin pasokan listrik, serta pembangunan gedung edukasi dan penataan area kawasan.

Menurut Dody, keberadaan skybridge akan meningkatkan konektivitas sekaligus aspek keselamatan pengguna kawasan olahraga. Sementara genset dibutuhkan untuk memastikan berbagai kegiatan tetap berjalan ketika terjadi gangguan listrik.

“Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah menyelesaikan fasilitas yang sudah direncanakan sebelumnya agar kawasan ini bisa berfungsi secara utuh,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Pemerintah menargetkan pekerjaan lanjutan dapat dimulai pada tahun ini. Karena merupakan kelanjutan proyek yang telah berjalan, proses pelaksanaannya dinilai lebih mudah dan tidak memerlukan tahapan dari awal.

Untuk pembangunan GOR kedua beserta fasilitas pendukung, waktu pengerjaan diperkirakan berkisar enam hingga tujuh bulan. Adapun keseluruhan paket pekerjaan diproyeksikan rampung dalam kurun waktu sekitar satu tahun.

Di sisi lain, usulan pembangunan asrama belum menjadi prioritas. Berdasarkan hasil evaluasi, kapasitas hunian yang tersedia saat ini masih mencukupi kebutuhan sehingga pemerintah memilih mengarahkan anggaran pada fasilitas yang dinilai lebih mendesak.

“Asrama yang ada masih bisa dimanfaatkan dan belum terisi penuh, sehingga anggaran lebih baik digunakan untuk kebutuhan lain yang lebih penting,” kata Dody.

Selain infrastruktur utama, pemerintah juga akan mengevaluasi kebutuhan akses jalan menuju kawasan olahraga guna mendukung mobilitas atlet, pengunjung, maupun kegiatan berskala besar yang akan digelar di lokasi tersebut.

Dody memastikan pendanaan untuk menyelesaikan proyek prioritas tersebut telah disiapkan sehingga pelaksanaan pembangunan dapat segera dilakukan sesuai rencana.

 

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya