Keraton Solo Gelar Gladi Mahesa, Persiapan Kirab Pusaka Malam 1 Suro Dimulai

Kerbau bule keturunan Kyai Slamet mulai menjalani tahapan gladi di kawasan Keraton Solo.

chat_bubble_outline 0

SOLO, HARIANKOTA.COM  – Suasana menjelang peringatan Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mulai terasa. Kerbau bule keturunan Kyai Slamet yang menjadi ikon Kirab Pusaka Keraton mulai menjalani rangkaian Gladi Mahesa sebagai bagian dari persiapan menuju Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro Tahun Be 1960.

Gladi Mahesa dilaksanakan atas Dawuh Dalem Sri Susuhunan Pakubuwono XIV dan menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan kesiapan prosesi adat yang setiap tahun menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah.

Pada 13 dan 14 Juni 2026, Mahesa atau kerbau bule dikeluarkan dari kandang dan dilepas berkeliling kawasan Alun-alun Kidul. Setelah itu, hewan yang memiliki nilai simbolis dalam tradisi Keraton tersebut menjalani gladi mengitari lingkungan Keraton sebagai bagian dari penyesuaian rute kirab.

Rangkaian kegiatan akan berhenti sementara pada 15 Juni sebelum dilanjutkan sehari berikutnya. Pada 16 Juni, Mahesa dijadwalkan dimandikan di kandang Alun-alun Kidul dan kemudian dipindahkan ke kandang lama di Gurawan untuk menunggu tahapan selanjutnya sesuai ketentuan Keraton.

Juru Bicara Sri Susuhunan Pakubuwono XIV, KPA Singonagoro, mengatakan Gladi Mahesa merupakan bagian dari persiapan teknis yang dilakukan secara bertahap menjelang pelaksanaan kirab pusaka.

“Gladi Mahesa merupakan bagian dari rangkaian persiapan Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro Tahun Be 1960. Kegiatan ini dilakukan agar seluruh tahapan yang berkaitan dengan prosesi kirab dapat berjalan baik, tertib, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, gladi tidak hanya bertujuan memastikan kesiapan Mahesa, tetapi juga menjadi momentum koordinasi bagi para abdi dalem yang terlibat dalam pelaksanaan kirab.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga ketertiban dan menghormati seluruh rangkaian prosesi adat yang akan berlangsung.

“Kami berharap seluruh kegiatan, mulai dari Gladi Mahesa hingga pelaksanaan Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro, dapat berjalan lancar, aman, dan khidmat. Masyarakat juga kami harapkan ikut menjaga ketertiban serta menghormati prosesi adat yang menjadi bagian dari warisan budaya bangsa,” kata KPA Singonagoro.

Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro merupakan agenda budaya tahunan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang selalu dinantikan masyarakat.

“Tradisi ini menjadi salah satu simbol pelestarian budaya Jawa yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi,” pungkasnya.

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya