SOLO, HARIANKOTA.COM — Komitmen memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan kembali ditunjukkan PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) melalui keterlibatannya sebagai praktisi pengajar dalam Kuliah Praktisi Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS), Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Pertanian UNS tersebut menghadirkan Direktur Teknik dan Operasional PT JSN, M. Historya Ayanda, sebagai narasumber utama dengan materi mengenai penerapan manajemen risiko di sektor jalan tol.
Dalam paparannya, Historya menjelaskan bahwa proses manajemen risiko di lingkungan PT Jasamarga Solo Ngawi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari identifikasi risiko, analisis, mitigasi, hingga pengendalian. Langkah tersebut diterapkan untuk menjaga operasional jalan tol tetap aman, andal, dan berkelanjutan.
Menurutnya, pendekatan manajemen risiko tidak dimaksudkan untuk menghilangkan seluruh potensi risiko, melainkan memastikan setiap risiko dapat diantisipasi dan dikelola secara terukur.

“Penilaian risiko bukan bertujuan menghindari seluruh risiko, tetapi mengelolanya secara cerdas. Dengan manajemen risiko yang tepat, perusahaan dapat mengantisipasi potensi gangguan operasional sekaligus menjaga keselamatan, keamanan, dan kualitas layanan jalan tol,” ujar Historya.
Sementara itu, Kepala Program Studi D4 K3 Sekolah Vokasi UNS, Dr. Haris Setyawan, menilai keterlibatan praktisi industri menjadi bagian penting dalam memperkuat pengalaman belajar mahasiswa.
“Kolaborasi dengan praktisi industri seperti PT Jasamarga Solo Ngawi memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif bagi mahasiswa, terutama dalam memahami implementasi manajemen risiko di lingkungan kerja,” katanya.
Melalui kegiatan ini, PT JSN berharap mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan manajemen risiko di sektor infrastruktur jalan tol.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung peningkatan kompetensi generasi muda melalui sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.