KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Polisi mengungkap hasil otopsi jasad Wildan Ahmad pelajar SMP 5 Karanganyar yang meninggal saat latihan silat.
Dari hasil Wildan Ahmad (14) di RSUD Moewardi, organ vital korban mengalami trauma akibat pukulan berulang-ulang.
Dimana organ vital korban seperti pada bagian pankreas, hati dan ginjal mengalami trauma akibat menerima pukulan. Kondisi itulah yang menyebabkan nyawa korban melayang.
“Korban meninggal karena trauma dipukul terjadinya luka organ vital salah satunya pankreas, ginjal dan hati,” terang Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy saat konfrensi pers di Mapolres Karanganyar, Rabu (20/11/2023).
Untuk melengkapi hasil penyelidikan, polisi, ungkap AKBP Jerrold bakal menggelar rekontruksi kasus tersebut. Dari rekontruksi itu akan didapatkan kejadian utuh yang sebenarnya hingga nyawa korban melayang.
Hanya saja, tiga pelaku masih dibawah umur, polisi akan mencari peran pengganti saat rekontruksi.
“Karena tiga pelaku anak, maka kami akan mempertimbangkan menggunakan peran pengganti dalam rekonstruksi tersebut,”terangnya.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.