Untuk itulah Nabi mengatakan setiap yang terlahir itu sudah ada fitrah di dalam dirinya kecenderungan untuk mendekat kepada Allah Subhanahuwata’ala,”
Oleh karena itu, Allah akan menetapkan kejadian-kejadian dalam setiap kehidupan manusia dengan tujuan agar meminta dan memohon hanya kepada-Nya yang setiap doa diawali dengan kata Rabb.
Mengapa Allah memilih kata Rabb untuk menamakan diri-Nya, bukan nama-nama yang terdapat pada Asmaul Husna?
Inilah rahasia terbesarnya, kata Rabb itu diambil dari satu sifat yang disebut dengan Rububiyah.
“Tidak disebutkan dalam bahasa Arab sifat yang terkait dengan rububiyah mencakup semua jenis perhatian yang mungkin diberikan, misalnya ada yang sakit disembuhkan, ada yang susah dimudahkan, ada yang butuh diberikan,”
“Jadi semua apa yang dibutuhkan dipenuhi, maka itu yang dinamakan sifat rububiyah, kalau sifatnya terbatas dengan batasan tertentu, bisa ngasih sekarang nanti belum tentu maka disebut Murabbi
“Maka secara otomatis kejadian-kejadian yang kita alami dalam hidup itu siapapun dia, apakah anda orang paling tinggi jabatannya, orang paling kaya atau orang paling apapun di muka bumi, maka selama hidup itu akan dipaksa melalui alur hidup kita mendapatkan sebuah kejadian untuk kita memanggil dan memohon kepada Allah Subhanahuwata’ala,”
Demikian perjanji Manusia dengan Allah sebelum lahir ke Dunia.
Wallohu’alam


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.