KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM– Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta menggelar rapat lanjutan kerja sama pengelolaan destinasi wisata di kawasan Puncak Lawu dan sekitarnya, Selasa (3/3/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Derkuku Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar itu membahas tindak lanjut pengalihan pengelolaan Wana Wisata Puncak Lawu, Taman Saraswati, dan Pringgodani kepada PUD Aneka Usaha sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Kawasan yang dibahas meliputi Wana Wisata Puncak Lawu, Taman Saraswati Karanganyar, dan Pringgodani Karanganyar yang berada dalam wilayah kelola hutan negara.
Wakil Administratur KPH Surakarta, Pirmansyah, menyatakan dukungan terhadap penguatan skema kerja sama tersebut selama tetap menjaga prinsip kelestarian hutan.
Menurutnya, kawasan Puncak Lawu merupakan bagian dari area hutan yang dikelola Perhutani sehingga pengembangan wisata harus tetap memperhatikan fungsi lindung, konservasi, serta produksi.
“Kami siap bersinergi dengan PUD Aneka Usaha dengan dasar kerja sama yang jelas dan tetap berorientasi pada keberlanjutan lingkungan serta manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya dikutip dari laman Perhutani.go.id, Rabu (4/3/2026).
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Nugroho, menjelaskan bahwa pengalihan pengelolaan ini bertujuan meningkatkan efektivitas manajemen destinasi unggulan daerah.
Ia menilai, pengelolaan melalui BUMD akan lebih fokus secara bisnis, profesional, dan diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami memastikan koordinasi dengan Perhutani tetap berjalan baik karena kawasan ini merupakan hutan negara yang dikelola bersama,” katanya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur Sekretariat Daerah, Inspektorat, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Bagian Hukum, Bagian Perekonomian dan SDA, serta jajaran KPH Surakarta.
Dengan penguatan kelembagaan dan kerja sama yang lebih terstruktur, pemerintah berharap kawasan wisata berbasis hutan di lereng Lawu dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang berdaya saing tinggi, tetap lestari, dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.