Papahan Punya Jurus Baru, Sampah Habis Tanpa Jejak dengan Mesin Oksidator

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, kini punya cara unik mengatasi persoalan sampah. Jika biasanya sampah rumah tangga menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukosari, warga Papahan kini tak lagi pusing. Semua bisa langsung “hilang” lewat mesin oksidator yang baru saja dimiliki desa.

Mesin ini bukan sekadar pembakar sampah biasa. Dengan suhu mencapai 1.500 derajat celsius, sampah basah maupun kering bisa musnah tanpa menimbulkan asap pekat. Sisa pembakarannya hanya berupa abu halus yang justru bisa dipakai lagi untuk campuran paving. Praktis, ramah lingkungan, sekaligus memberi nilai tambah.

“Mesin ini kami beli dari Dana Desa 2025 sebesar Rp250 juta. Rencana pengadaan sudah disiapkan sejak tahun lalu dengan melibatkan mitra dari Magetan,” cerita Pj. Kades Papahan, Jalu Setio Bintoro.

Menurutnya, mesin oksidator mampu melahap hingga dua ton sampah dalam waktu 12 jam.

“Kalau nanti ada tambahan tenaga dan dukungan BUMDes, kapasitasnya bisa ditingkatkan lagi,” tambah Jalu.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, ikut mengapresiasi langkah inovatif Papahan. Baginya, hadirnya oksidator bukan hanya solusi bagi desa, tetapi juga mengurangi beban TPA Sukosari yang kian padat.

“Langkah ini luar biasa. Pemerintah desa tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tapi juga menjaga lingkungan tetap bersih,” pungkasnya.

Dengan inovasi ini, Desa Papahan seakan memberi contoh bahwa masalah klasik seperti sampah pun bisa ditangani dengan cara cerdas. Bukan tidak mungkin, desa ini akan jadi inspirasi bagi daerah lain untuk menata lingkungan lebih baik.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya