KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Pencarian terhadap seorang pekerja penyadap karet yang sempat dilaporkan tidak kembali dari lokasi kerja di kawasan perkebunan PTPN Regional 3 wilayah Kecamatan Ngargoyoso akhirnya membuahkan hasil.
Korban bernama Saraswanto (35) ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu malam (18/2/2026), setelah seharian dilakukan upaya pencarian.
Korban ditemukan sekitar pukul 20.11 WIB di kawasan persawahan Jalan Talok Wetan, Dukuh Nglegok. Lokasi tersebut berada di luar area perkebunan tempat korban bekerja dan cukup jauh dari titik awal aktivitas penyadapan.
Petugas menyebut, saat ditemukan korban masih dalam keadaan sadar, namun tampak mengalami kelelahan setelah berjam-jam berada di area terbuka.
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan korban segera dievakuasi begitu ditemukan oleh tim pencari.
“Setelah ditemukan, korban langsung kami evakuasi dan dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan,” kata Hendro pada wartawan, Rabu (18/2/2026).
Saraswanto sebelumnya diketahui berangkat bekerja sejak pagi hari. Namun hingga menjelang siang, korban tidak kembali ke titik pengumpulan hasil sadapan sebagaimana rutinitas pekerja lainnya. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran pihak mandor dan rekan kerja.
Setelah dilakukan pengecekan di sekitar lokasi kerja dan korban tidak ditemukan, laporan kemudian disampaikan kepada aparat dan BPBD Karanganyar. Menindaklanjuti laporan tersebut, operasi pencarian langsung digelar sejak pagi hari.
Tim gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD Karanganyar, karyawan perkebunan, relawan kebencanaan, serta warga setempat dikerahkan untuk melakukan pencarian.
Penyisiran dilakukan secara bertahap, dimulai dari blok perkebunan, jalur produksi karet, hingga akses jalan desa. Seiring berjalannya waktu, area pencarian diperluas ke wilayah persawahan dan titik-titik yang memungkinkan dilalui korban.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika korban ditemukan pada malam hari di area persawahan.
Setelah ditemukan, Saraswanto langsung dievakuasi menggunakan kendaraan operasional tim dan dibawa ke Puskesmas Karangpandan untuk menjalani pemeriksaan medis serta pemantauan kondisi kesehatan.
Petugas memastikan korban mendapatkan penanganan sesuai prosedur sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga dan perusahaan.
BPBD Karanganyar mengimbau agar pihak perusahaan dan pengelola perkebunan meningkatkan sistem pengawasan terhadap pekerja lapangan, terutama pada aktivitas kerja di area luas dengan medan yang beragam.
Selain itu, koordinasi cepat antara pekerja, mandor, dan petugas dinilai penting untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.