Alasan utama adalah Kecamatan Jaten belum memiliki SMA, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan di wilayah tersebut.
“Bapak Bupati merekomendasikan lokasi tersebut karena Jaten membutuhkan SMA. Namun, keputusan akhir tetap menunggu hasil verifikasi dari tim KemenPU,” jelas Sugeng.
Sugeng juga menegaskan bahwa seluruh biaya pembangunan dan operasional Sekolah Rakyat akan ditanggung oleh pemerintah pusat.
“Semua fasilitas, gedung, asrama, pendidikan, dan biaya lainnya akan sepenuhnya dari pusat,” katanya.
Meskipun demikian, kepastian realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di SMK Tunas Nusantara masih menunggu hasil evaluasi menyeluruh dari tim KemenPU.
Masyarakat Karanganyar berharap proyek ini dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi pendidikan di wilayah mereka. ***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.