KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Impian masyarakat Karanganyar untuk memiliki Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto, mulai menemui titik terang.
Tim Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) melakukan peninjauan langsung ke SMK Tunas Nusantara Jaten, Karanganyar, pada Rabu (16/4/2025).
Lokasi ini diusulkan sebagai calon lahan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah tersebut.
Peninjauan lapangan ini melibatkan sinergi antara Tim Prasarana Strategis KemenPU, Inspektorat Karanganyar, perwakilan Forkompimca, dan Pemerintah Desa Jaten.

Kepala Inspektorat Karanganyar, Zulfikar Hadid, menjelaskan bahwa fokus utama peninjauan adalah menilai kelayakan lahan, termasuk luas dan potensi pengembangan fasilitas pendukung.
“Tim KemenPU melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan apakah lahan yang diusulkan memenuhi standar kelayakan pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Zulfikar pada HARIANKOTA.COM, Rabu (16/4/2025).
Namun, Zulfikar mengungkapkan bahwa luas lahan SMK Tunas Nusantara, yaitu 5.400 meter persegi, dinilai kurang ideal.
Menurut panduan teknis, ungkap Zulfikar, lahan minimal yang dibutuhkan adalah 5 hektar untuk mengakomodasi fasilitas lengkap seperti asrama guru, lapangan olahraga, dan tempat ibadah.
“Luas lahan yang ada saat ini mungkin tidak mencukupi untuk semua fasilitas yang dibutuhkan Sekolah Rakyat,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Sugeng Raharjo, menyatakan bahwa pemilihan SMK Tunas Nusantara didasarkan pada rekomendasi Bupati Karanganyar.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.