Jawa Tengah Jadi Tuan Rumah Hari Desa Nasional 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Penguatan Ekonomi Mikro Desa

Jawa Tengah dipercaya menjadi tuan rumah Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali.

chat_bubble_outline 0

 

BOYOLALI, HARIANKOTA.COM— Provinsi Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang akan digelar di Kabupaten Boyolali.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi kepercayaan pemerintah pusat dan menilai momentum ini sebagai peluang strategis untuk mendorong penguatan ekonomi mikro desa.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi saat memberikan sambutan secara daring dari Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Ia menyebut penunjukan Jawa Tengah sebagai bentuk pengakuan sekaligus kesempatan mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis perdesaan.

“Kami bersama 38 juta masyarakat Jawa Tengah mengapresiasi kepercayaan pemerintah pusat yang menetapkan Hari Desa Nasional 2026 diselenggarakan di Boyolali,” ujar Ahmad Luthfi.

Menurutnya, pelaksanaan Hari Desa Nasional 2026 di Jawa Tengah diyakini mampu menggerakkan aktivitas ekonomi desa, khususnya sektor UMKM mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat perdesaan.

Selain itu, kegiatan nasional ini juga membuka ruang promosi lebih luas bagi produk unggulan desa.

Gubernur Ahmad Luthfi mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 4,2 juta UMKM di Jawa Tengah, dengan 3,2 juta di antaranya merupakan UMKM mikro yang mayoritas berkembang di wilayah desa.

Melalui peringatan Hari Desa Nasional, ia berharap UMKM desa dapat naik kelas menjadi usaha kecil dan menengah.

“Kita ingin UMKM di desa semakin berkembang dan mampu meningkat menjadi UMKM kecil maupun menengah,” jelasnya.

Ia juga mengajak para kepala desa, khususnya 275 desa peraih penghargaan, untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai role model pengembangan UMKM berbasis desa di tingkat nasional.

Sementara itu, Bupati Karanganyar  Rober Christanto juga hadir dalam kegiatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya