KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Komisi D DPRD Kabupaten Karanganyar melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan penanganan penyakit khususnya chikungunya, berjalan optimal.
Dalam sidak yang dilaksanakan di Puskesmas Tasikmadu tersebut, rombongan dewan bertemu dengan jajaran tenaga kesehatan dan pimpinan fasilitas kesehatan setempat.
Ketua Komisi D, Ali Akbar menyampaikan bahwa pihaknya telah berdiskusi langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Karanganyar Dwi Rusharyati dan Kepala Puskesmas Tasikmadu Patria Bayu Murdi.
Dari hasil pertemuan tersebut, diperoleh penjelasan bahwa upaya menjaga lingkungan sehat terus digencarkan sebagai langkah utama mencegah penyebaran penyakit.
“Gejala chikungunya umumnya diawali demam selama tiga sampai empat hari. Kami mendorong agar Karanganyar bisa mencapai nol kasus chikungunya,” ujar Ali Akbar, Rabu (1/4/2026).
Selain chikungunya, Komisi D juga menyoroti potensi penyakit menular lainnya seperti demam berdarah (DB). Mereka berharap upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah daerah mampu menekan bahkan memberantas kasus penyakit tersebut.
Sementara itu, terkait laporan kasus yang sempat muncul saat Ramadan hingga Lebaran, disebutkan bahwa beberapa wilayah seperti Dawan, Gaum, dan Tasikmadu sempat terdampak.
Namun, kondisi pasien dipastikan sudah membaik setelah mendapat penanganan dari dinas kesehatan dan tim medis.
“Pasien sudah diperiksa dan kondisinya baik. Harapannya yang sempat sakit bisa segera pulih sepenuhnya,” imbuhnya.
Komisi D menegaskan akan terus melakukan pengawasan serta mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran penyakit di Karanganyar.
Kepala Puskesmas Tasikmadu, Patria Bayu Murdi, mengatakan penanganan kasus chikungunya telah dilakukan melalui fogging. Kondisi pasien dilaporkan membaik dan tidak ada korban jiwa.
“Fogging sudah dilakukan, namun yang terpenting adalah menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk,” ujarnya.
Bayu juga mengimbau warga rutin membersihkan lingkungan serta segera memeriksakan diri jika muncul gejala, agar penyebaran dapat segera dikendalikan.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.