De Tasikmadu Heritage Hadirkan Wisata Alam dan Sejarah di Tengah Kota Karanganyar

Taman Hutan Kota Tasikmadu Heritage di Karanganyar hadir sebagai wisata alam dan sejarah bekas Pabrik Gula Tasikmadu dengan tiket murah dan suasana sejuk di tengah kota.

chat_bubble_outline 0
Joging trek dan kereta kuno jadi magnet wisata De Tasikmadu Heritage

KARANGANYAR,HARIANKOTA.COM – Taman Hutan De Heritage mulai  menarik perhatian masyarakat sejak soft opening beberapa waktu lalu.

Berlokasi di kawasan bekas Pabrik Gula Tasikmadu, destinasi ini mengusung konsep hutan kota berpadu dengan wisata sejarah yang menawarkan suasana sejuk dan edukatif di tengah perkotaan.

Dirut PUD Aneka Usaha, Samidi yang mengelola De Tasikmadu Heritage menjelaskan, konsep utama kawasan ini adalah menghadirkan pengalaman “menghirup hutan kota” bagi pengunjung.

Di tengah kualitas udara perkotaan yang semakin berkurang, kawasan ini diharapkan menjadi ruang publik yang menyegarkan sekaligus menenangkan.

“Di sini pengunjung bisa jogging sambil menikmati alam, mendengar suara burung, melihat kereta yang melintas, dan berjalan di antara pohon-pohon tua. Setiap langkahnya mengajak kita mengenang sejarah,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).

Saat ini, aktivitas utama yang bisa dinikmati pengunjung adalah jogging dan atraksi kereta wisata. Ke depan, pengelola berencana menambah sejumlah wahana, termasuk pembangunan kolam renang anak atau kolam keceh yang dirancang sebagai sarana rekreasi keluarga.

“Siang hari pun di sini tetap sejuk dan tidak panas. Kalau pikiran sedang penat, bisa datang ke sini,” tambahnya.

Meski baru dibuka secara terbatas, antusiasme masyarakat terbilang tinggi. Selama masa soft opening, jumlah pengunjung pada akhir pekan bisa mencapai ribuan orang. Sementara pada hari biasa, rata-rata kunjungan berkisar antara 500 hingga 600 orang per hari.

“Masih banyak pembenahan yang harus kami lakukan, terutama pada rute jogging dan beberapa area lainnya. Ini masih tahap awal menuju pengelolaan yang lebih baik,” jelas Samidi.

Untuk harga tiket masuk, pengelola menetapkan tarif yang terjangkau. Tiket masuk dibanderol Rp5.000 per orang, sedangkan tiket naik kereta wisata dikenakan biaya Rp10.000.

Ke depan, De Tasikmadu Heritage akan dikembangkan sebagai taman sejarah yang mengenalkan kembali jejak Pabrik Gula Tasikmadu kepada generasi muda. Berbagai peninggalan sejarah akan dilestarikan dan ditata ulang agar menjadi sarana edukasi sekaligus wisata heritage.

“Konsepnya adalah taman hutan kota berbasis sejarah. Anak cucu kita nanti tahu bahwa di sini pernah berdiri pabrik gula dengan nilai sejarah yang tinggi. Banyak peninggalan yang akan kita poles dan uri-uri,” ungkapnya.

Kawasan Tasikmadu Heritage memiliki luas sekitar lima hektare. Saat ini, pengembangan masih difokuskan pada beberapa sisi kawasan, sementara area lainnya akan ditata secara bertahap. Operasional kawasan ini masih dibatasi hingga sore hari dan belum dibuka untuk kunjungan malam.

 

 

Tidak ada komentar

Berita Terbaru Lainnya