Bupati Karanganyar Buka ToT CBP Rupiah, Guru Dibekali Literasi Keuangan untuk Siswa

Bupati Karanganyar Rober Christanto membuka ToT CBP Rupiah bagi guru SD dan SMP. Program ini bertujuan memperkuat literasi keuangan, cinta Rupiah, dan pemahaman transaksi digital sejak dini

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Upaya membentuk generasi yang cerdas dalam mengelola keuangan terus diperkuat di Kabupaten Karanganyar. Para guru SD dan SMP kini dibekali pemahaman khusus mengenai program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah agar nilai-nilai literasi keuangan dapat ditanamkan kepada siswa sejak usia dini.

Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan Training of Trainer (ToT) Alur Tujuan Pembelajaran CBP Rupiah yang digelar Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Bank Indonesia Solo di Permata Sari Hotel, Tasikmadu, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, serta Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Pramudya Wicaksana.

Dalam kesempatan tersebut, Pramudya menegaskan bahwa guru memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran keuangan generasi muda. Menurutnya, pemahaman tentang perlindungan konsumen, kecintaan terhadap Rupiah, serta penggunaan sistem pembayaran digital yang aman perlu dikenalkan sejak dini.

“Kami terus mendorong edukasi kepada para guru agar dapat diteruskan kepada siswa sebagai bekal menghadapi perkembangan ekonomi dan teknologi keuangan yang semakin cepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, literasi keuangan merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen, serta memiliki kesadaran menjaga nilai Rupiah.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Karanganyar dan Bank Indonesia dalam memperkuat pendidikan karakter melalui literasi keuangan.

Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap individu sejak usia sekolah.

“Pengetahuan keuangan bukan hanya tentang cara memperoleh penghasilan, tetapi juga bagaimana mengelola dan menggunakannya secara bijaksana. Peran guru sangat penting untuk menanamkan pemahaman tersebut kepada peserta didik,” kata Rober.

Melalui pelatihan ini, para guru mendapatkan materi terkait alur pembelajaran CBP Rupiah yang nantinya diterapkan di sekolah masing-masing. Diharapkan, pemahaman tentang pentingnya Rupiah, perilaku keuangan sehat, serta kesadaran menjadi konsumen cerdas dapat terus berkembang di lingkungan pendidikan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Bank Indonesia dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi era ekonomi digital dengan bekal literasi keuangan yang kuat.

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Terlapor dalam Kasus Dugaan Pelecehan SPG di Solo

SOLO, HARIANKOTA.COM  – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang Sales Promotion Girl (SPG) di Kota Solo memasuki babak baru. Setelah memeriksa sejumlah saksi, Polresta Surakarta kini menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak yang dilaporkan dalam kasus tersebut. Perkara dugaan pelecehan SPG di Solo ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah korban melaporkan tindakan tidak pantas yang diduga terjadi […]

1 hari yang lalu