Setelah Setahun Vakum Direksi, PUDAM Tirta Lawu Karanganyar Resmi Punya Pimpinan Baru

Bupati Karanganyar Rober Christanto melantik direksi dan dewan pengawas baru PUDAM Tirta Lawu setelah 12 bulan tanpa pimpinan definitif. Pelayanan pelanggan jadi prioritas.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM  – Penantian panjang berakhir. Setelah hampir 12 bulan menjalankan operasional tanpa direksi definitif, PUDAM Tirta Lawu Karanganyar kini resmi memiliki jajaran pimpinan baru yang diharapkan mampu mempercepat pembenahan layanan kepada masyarakat.

Bupati Karanganyar Rober Christanto melantik Agung Wibisono sebagai Direktur Utama dan Parjono sebagai Direktur Umum PUDAM Tirta Lawu pada Senin (8/6/2026) malam. Pelantikan berlangsung di Workshop PUDAM Tirta Lawu dan sekaligus menandai berakhirnya masa kekosongan pucuk pimpinan perusahaan daerah tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Rober juga mengukuhkan Fermy Ferdianto dan Agus Suwito sebagai anggota Dewan Pengawas.

Lengkapnya unsur direksi dan pengawas dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat tata kelola perusahaan air minum milik Pemerintah Kabupaten Karanganyar itu, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Di hadapan jajaran manajemen baru, Rober menyampaikan pesan khusus yang langsung menarik perhatian. Ia meminta direksi lebih memprioritaskan peningkatan pelayanan dibandingkan membahas penyesuaian tarif air.

“Tarifnya jangan naik dulu ya,” ujar Rober disambut senyum para tamu undangan.

Pesan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah menginginkan adanya perbaikan kinerja dan kualitas layanan sebelum wacana kenaikan tarif dibahas lebih jauh.

Rober menjelaskan proses pengisian jabatan direksi membutuhkan waktu cukup lama karena harus melalui sejumlah tahapan administrasi serta memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.

Menurutnya, seluruh proses berjalan sesuai mekanisme yang berlaku tanpa hambatan berarti.

“Rekomendasinya sudah keluar beberapa hari lalu. Setelah proses dari Kemendagri, kemudian ke provinsi dan tahapan lainnya selesai, hari ini langsung kita lakukan pelantikan,” kata Rober.

Ia menegaskan pemerintah daerah hanya menunggu seluruh prosedur yang dipersyaratkan tuntas sebelum menetapkan direksi definitif.

Dengan formasi kepemimpinan yang kini lengkap, tantangan besar langsung menanti jajaran manajemen baru. Selain meningkatkan kualitas distribusi dan pelayanan air bersih, mereka juga dituntut memperkuat profesionalisme perusahaan serta menjaga kepercayaan pelanggan.

Rober meminta seluruh unsur di PUDAM Tirta Lawu, mulai dari direksi, dewan pengawas hingga karyawan, dapat bekerja secara solid untuk mendorong kemajuan perusahaan.

“Hari ini direksi sudah definitif, ada direktur utama, direktur umum dan dua dewan pengawas. Semuanya harus bekerja bersama untuk mengelola perusahaan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Menurutnya, PUDAM Tirta Lawu tidak hanya dituntut sehat secara bisnis, tetapi juga harus mampu memberikan pelayanan optimal sebagai penyedia kebutuhan dasar masyarakat.

Dengan berakhirnya kekosongan kepemimpinan yang berlangsung selama setahun, masyarakat kini menunggu langkah konkret dari manajemen baru untuk menghadirkan pelayanan air bersih yang semakin baik dan profesional.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya