BOYOLALI, HARIANKOTA.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai memperkuat fasilitas pendukung transportasi udara dengan membangun ruang VIP di Bandara Adi Soemarmo, Solo.
Proyek tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan bersama TNI Angkatan Udara sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi tamu negara dan tamu penting yang datang ke Jawa Tengah.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung pada Kamis (21/5/2026) dan dihadiri Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M Tonny Harjono serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Kasau Marsekal TNI M Tonny Harjono mengatakan, pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari penguatan fungsi Bandara Adi Soemarmo sebagai salah satu pintu masuk strategis menuju Jawa Tengah.

Menurutnya, ruang VIP nantinya tidak sekadar menjadi fasilitas penerimaan tamu, tetapi juga merepresentasikan karakter dan identitas daerah.
“Jawa Tengah ini salah satu pintunya ada di Solo. Kita ingin menunjukkan bagaimana Jawa Tengah dengan keramahtamahannya, budayanya, nanti akan dituangkan dalam desain VIP room tersebut,” ujar Tonny.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menggagas pembangunan fasilitas tersebut dan berharap proses pengerjaan berjalan sesuai jadwal.
“Insyaallah akhir Desember nanti pembangunan sudah selesai, dan kita bisa bertemu lagi saat peresmian gedung VIP ini,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai keberadaan ruang VIP menjadi kebutuhan penting seiring posisi Jawa Tengah yang memiliki dua bandara internasional, yakni di Solo dan Semarang.
Menurutnya, fasilitas pendukung penerbangan harus mampu memberikan pelayanan yang layak dan representatif bagi tamu negara maupun tamu penting.
“Bandara VIP ini bukan hanya kebanggaan Lanud atau TNI AU, tetapi juga simbol Provinsi Jawa Tengah. Maka harus kita perbaiki, agar tamu negara maupun tamu VIP bisa diterima secara representatif,” kata Luthfi.
Ia menambahkan, Bandara Adi Soemarmo memiliki posisi strategis sebagai penghubung kawasan Solo Raya hingga sebagian wilayah Jawa Timur.
Peningkatan mobilitas penerbangan, termasuk aktivitas keberangkatan haji dan umrah, dinilai membutuhkan dukungan infrastruktur yang semakin baik.
Menurut Luthfi, pembangunan ruang VIP juga diharapkan memberi dampak ekonomi melalui tumbuhnya aktivitas kawasan sekitar.
“Adi Soemarmo merupakan salah satu hub bagi Solo Raya termasuk Jawa Timur. Ini akan meningkatkan kegiatan ekonomi dan pertumbuhan baru di wilayah Jawa Tengah,” tandasnya.
Pemerintah berharap keberadaan ruang VIP Bandara Adi Soemarmo dapat memperkuat citra Jawa Tengah sebagai daerah yang modern, terbuka, dan siap menyambut tamu dari berbagai daerah maupun negara.***

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.