KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Bupati Karanganyar Rober Christanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kecamatan Colomadu pada Selasa pagi (10/6/2025). Hasilnya, ia menemukan sejumlah pegawai tidak berada di tempat, meskipun sudah tercatat hadir dalam daftar absen.
Dalam tayanga yang diunggah melalui akun instagram pribadinya @Roberchristanto, sidak dimulai sekitar pukul 07.31 WIB.
Orang nomer satu di Karanganyar itu datang tanpa didampingi wakilnya, namun bersama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar, Nur Aini Farida. Mereka langsung memeriksa daftar kehadiran ASN di kantor tersebut.
“Dari 17 pegawai, hanya 12 yang mengisi absen. Namun, tidak semuanya ada di kantor saat kami cek langsung,” jelas Nur Aini dalam laporan singkatnya kepada Bupati seperti yang dilihat dalam unggahan instagram pribadinya, Rabu (11/6/2025).
Bupati kemudian memerintahkan seluruh staf yang hadir untuk berkumpul dan mengikuti apel pagi. Satu per satu nama dipanggil untuk memastikan kehadiran. Beberapa nama tidak merespons, meski tercatat sudah absen.
Yang menjadi perhatian serius, Camat Colomadu belum hadir pada saat sidak berlangsung dan juga belum mengisi daftar hadir.
Bupati menyampaikan bahwa kunjungan mendadak ini dilakukan karena meningkatnya keluhan masyarakat terkait pelayanan di Kecamatan Colomadu.
Aduan diterima baik melalui media sosial maupun laporan langsung, mulai dari keterlambatan pelayanan hingga sikap pegawai yang dinilai kurang ramah.
“Saya datang ke sini karena banyak laporan yang kami terima. Dan hari ini saya lihat langsung, memang ada persoalan,” ujar Rober di hadapan para staf.
Ia menekankan bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat, sehingga kedisiplinan dan kehadiran adalah hal mendasar yang tidak bisa ditawar.
Usai apel dan pendataan ulang, diketahui satu pegawai sudah pensiun, sementara beberapa lainnya tidak hadir tanpa keterangan. Bupati menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan, tidak hanya di Colomadu, tetapi juga di seluruh kecamatan dan OPD di Kabupaten Karanganyar.
“Sidak ini bukan yang terakhir. Saya bisa datang kapan saja. Bukan untuk mencari-cari kesalahan, tapi untuk memastikan pelayanan publik berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.