KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Meski usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Jaten belum disetujui pemerintah pusat, Bupati Karanganyar bersikukuh bahwa lokasi tersebut tetap menjadi prioritas.
Wakil Bupati Adhe Eliana menegaskan, kebutuhan pendidikan setingkat SMA di wilayah itu sudah mendesak.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar sebelumnya telah mengajukan lahan di Kecamatan Jaten sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Usulan ini menjadi bagian dari program nasional untuk menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas.
“Pak Bupati tetap menginginkan lokasi di Jaten. Beliau melihat langsung kebutuhan masyarakat di sana yang belum memiliki sekolah setingkat SMA,” kata Wakil Bupati Adhe Eliana, Senin (2/6/2025).
Jaten Belum Punya SMA, Bupati Tak Akan Alihkan Lokasi
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Hingga saat ini, Jaten tercatat sebagai salah satu kecamatan yang belum memiliki SMA negeri maupun swasta. Menurut Adhe, ini menjadi dasar kuat kenapa Pemkab tak akan mengalihkan pengajuan ke wilayah lain.
“Belum ada SMA di Jaten, jadi memang sudah selayaknya diutamakan. Kita tidak akan geser ke kecamatan lain,” tegasnya.
Meskipun pada tahap pertama pembangunan nasional lokasi Jaten belum disetujui, Pemkab Karanganyar tetap yakin akan ada peluang di tahap selanjutnya.
Kendala Lahan Jadi Masalah, Tapi Pemkab Siap Perbaiki
Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Sugeng Rahardjo, menyampaikan bahwa dari hasil evaluasi pusat, lahan yang diajukan dinilai belum memenuhi standar pembangunan. Namun hal ini tidak menyurutkan langkah Pemkab.
“Tim verifikasi pusat menyebut lahan masih kurang memadai. Tapi kita siap melakukan perbaikan sesuai arahan agar Jaten tetap masuk pada tahap selanjutnya,” ujar Sugeng.
Dari 85 lokasi yang diajukan se-Indonesia, hanya 11 yang disetujui. Karanganyar masuk dalam daftar 28 wilayah yang ditunda, bukan ditolak sepenuhnya.
Bupati Ingin Jaten Diprioritaskan di Tahap Berikutnya
Bupati Karanganyar telah menerima laporan penuh terkait hasil verifikasi. Dalam arahannya, ia menegaskan komitmennya agar Jaten tetap menjadi lokasi prioritas.
“Beliau sudah menyatakan, kalau tidak masuk tahap pertama, kita kejar di tahap berikutnya. Yang penting tetap di Jaten,” pungkas Adhe.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.