Tingkatkan Layanan, PUDAM Karanganyar Ganti Jaringan Pipa Utama di Karangpandan

Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar tengah melakukan proyek strategis penggantian jaringan pipa utama guna meningkatkan kualitas layanan dan memperluas distribusi air bersih bagi masyarakat

chat_bubble_outline 0
PUDAM Tirta Lawu ganti pipa utama (Foto: HARIANKOTA/Muhammad Bramantyo

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar tengah melakukan proyek strategis penggantian jaringan pipa utama guna meningkatkan kualitas layanan dan memperluas distribusi air bersih bagi masyarakat.

Proyek krusial ini membentang dari wilayah Karangpandan hingga area di sekitar kantor Telkom Karanganyar.

Fokus utama pekerjaan ini terletak pada penggantian pipa di area jembatan Buk Siwaluh yang memerlukan penanganan khusus.

Proses penyambungan pipa baru sepanjang 30 meter dengan diameter yang diperbesar menjadi 12 inci, dari ukuran sebelumnya 8 inci, membutuhkan bantuan dua unit alat berat untuk kelancaran pemasangannya.

Sebelum proses pengangkatan pipa baru menggunakan crane, terpantau adanya kegiatan selamatan sebagai wujud kearifan lokal. Selamatan berupa tumpengan dan jajanan pasar ini diadakan dengan harapan agar proses pemasangan pipa di Kali Siwaluh berjalan lancar dan tanpa kendala.

Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu, Prihanto, menjelaskan bahwa penggantian pipa ini bertujuan untuk memperkuat sistem distribusi air bersih kepada masyarakat, terutama di wilayah perkotaan hingga zona Sibedil.

“Pipa lama yang berdiameter kecil, yakni 8 inci, kami nilai kurang optimal dalam menyalurkan debit air ke wilayah hilir. Oleh karena itu, kami melakukan penggantian dengan pipa yang diameternya lebih besar agar aliran air menjadi lebih maksimal,” terang Prihanto kepada HARIANKOTA.COM, Rabu (16/4/2025).

Pihak PUDAM optimis bahwa penggantian pipa dengan ukuran yang lebih besar ini akan meningkatkan efisiensi penyaluran air ke area perkotaan hingga Sibedil secara signifikan.

Jika sebelumnya suplai air hanya berkisar 10 liter per detik akibat keterbatasan dimensi pipa lama, dengan adanya pipa baru ini, proyeksi peningkatan kapasitas suplai mencapai sekitar 16 liter per detik.

“Rencana modernisasi jaringan pipa ini telah menjadi prioritas sejak awal masa kepemimpinan saya di PUDAM Tirta Lawu,” ungkap Prihanto.

Pelaksanaan proyek saat ini berjalan sesuai rencana dan tanpa hambatan yang berarti. PUDAM menargetkan tahapan pemasangan pipa dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat.

“Estimasi kami, sekitar satu minggu setelah proses penggalian dan penanaman pipa selesai. Area Buk Siwaluh menjadi titik pekerjaan yang paling menantang karena lokasinya yang berada di atas jembatan,” jelasnya lebih lanjut.

Selama proses pembenahan pipa, PUDAM Tirta Lawu berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kontinuitas aliran air bagi pelanggan, meskipun belum pada kapasitas yang optimal.

Peningkatan kemampuan distribusi ini juga membuka peluang bagi PUDAM untuk mengembangkan basis pelanggan di masa mendatang.

Dengan infrastruktur pipa yang lebih mumpuni, PUDAM memiliki potensi besar untuk memperluas jaringan layanan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan akses air bersih.

Sebelumnya, permasalahan luapan air kerap terjadi di reservoir PUDAM wilayah Serut atau Ngemplak pada sekitar pukul 19.00 WIB akibat keterbatasan daya tampung pipa yang tidak mampu mengalirkan seluruh volume air yang tersedia.

“Dengan adanya penggantian pipa ini, diharapkan permasalahan tersebut dapat teratasi secara permanen. Ini adalah kali pertama penggantian pipa skala besar dilakukan sejak PUDAM ini berdiri pada tahun 1986,” pungkas Prihanto.***

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya