KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM — Persoalan pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.
Wali Kota Solo Respati Ardi meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pemeriksaan terhadap kinerja PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) selaku pengelola fasilitas pengolahan sampah tersebut.
Langkah evaluasi itu dilakukan setelah Pemkot Solo menilai kinerja pengelolaan sampah oleh SCMPP belum menunjukkan hasil maksimal.
Respati ingin memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai target, termasuk dari sisi efektivitas dan keamanan lingkungan.
“Pekan ini saya minta DLH mendalami sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap kinerja dan keamanan SCMPP. Hasilnya nanti akan segera kami sampaikan kepada publik melalui media,” ujar Respati di Balai Kota Solo.
Respati menyebut evaluasi tersebut penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan SCMPP dalam menangani persoalan sampah di Kota Solo. Ia juga mempertanyakan efektivitas operasional perusahaan yang disebut berjalan selama 24 jam.
Menurutnya, dengan waktu operasional tersebut, seharusnya pengolahan sampah dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan dampak nyata terhadap pengurangan persoalan sampah di TPA Putri Cempo.
“Kalau memang operasionalnya 24 jam, mestinya hasilnya juga optimal. Namun yang saya lihat kinerjanya masih belum maksimal, sehingga perlu dilakukan pengecekan lebih mendalam,” katanya.
Respati menjelaskan, pemeriksaan terhadap SCMPP juga merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan dalam aksi di DPRD Kota Solo.
Pemerintah, kata dia, akan menampung seluruh masukan sebagai bahan evaluasi dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah.
“Setelah aksi penyampaian aspirasi di DPRD kemarin, kami langsung menindaklanjuti. Hari Rabu saya akan memimpin desk bersama bidang-bidang di DLH untuk memperkuat langkah penanganan persoalan sampah,” jelasnya.
Ia mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan kritik dan masukan secara terbuka. Respati menilai keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam upaya mencari solusi atas persoalan lingkungan di Kota Solo.
“Kami berterima kasih atas aspirasi yang disampaikan. Semua akan menjadi bahan dalam proses investigasi dan pengawasan terhadap kinerja pengelolaan sampah,” tuturnya.
Selain mengevaluasi kinerja operasional SCMPP, Pemkot Solo juga akan mengkaji dampak lingkungan yang muncul dari aktivitas pengelolaan sampah di TPA Putri Cempo.
Respati memastikan kondisi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan TPA turut menjadi perhatian dalam proses pemeriksaan tersebut.
“Semua aspek akan kami periksa, termasuk dampak lingkungan dan masyarakat yang terdampak. Karena isu lingkungan menjadi bagian penting yang harus kami pastikan penanganannya,” pungkasnya.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.