Tim Indonesia Siap Dominasi Final Polytron Indonesia Para Badminton 2025 di Solo

Tim Indonesia tampil solid di Polytron Indonesia Para Badminton 2025 Solo. Target tiga emas dan peluang all Indonesia final semakin terbuka lebar

chat_bubble_outline 0
Tim Indonesia Siap Dominasi Final Para Badminton 2025 di Solo (Foto: HARIANKOTA)

Pelatih tim para badminton Indonesia, Noor Rahman, menyebut capaian para pemain sejauh ini sudah sesuai dengan ekspektasi.

Beberapa sektor unggulan berhasil melangkah ke final, di antaranya ganda putra SL3, tunggal putri SL4, dan ganda campuran SH6.

“Alhamdulillah, banyak yang sudah tembus final. Target kami minimal tiga emas sudah di depan mata. Tapi kami berharap bisa lebih,” ungkap Noor saat ditemui seusai pertandingan.

Menurutnya, keberhasilan para atlet tidak lepas dari persiapan panjang yang dilakukan di pelatnas. Latihan fisik, teknik, dan strategi ditingkatkan agar mampu menghadapi lawan-lawan tangguh seperti India, Prancis, dan Korea.

Pelatih Para Badminton Noor Rahman (Foto: HARIANKOTA)

“Persaingan internasional sekarang sangat merata. India terutama, mereka luar biasa dalam pembinaan. Klub dan daerah di sana rutin kirim atlet ke luar negeri, jadi pengalaman mereka banyak sekali,” tambahnya.

Meski demikian, Noor tetap yakin Indonesia masih punya keunggulan dari sisi kekompakan tim dan mental juara. “Kami punya semangat kebersamaan dan dukungan dari publik yang besar. Itu yang membuat anak-anak termotivasi untuk tampil maksimal,” ujarnya.

Selain sektor standing, tim wheelchair badminton Indonesia juga menunjukkan progres signifikan. Meski tidak ditargetkan medali, beberapa wakil Merah Putih berhasil menembus semifinal — capaian terbaik sepanjang partisipasi Indonesia di nomor ini.

“Kami sudah mempersiapkan sektor wheelchair sejak lama. Targetnya bukan hanya medali, tapi meningkatkan level permainan agar bisa bersaing di Paralimpiade nanti,” jelas Noor Rahman.

Ia menambahkan, banyak negara besar seperti Jepang dan Cina kini fokus di nomor wheelchair, namun Indonesia mulai mampu menyaingi.

“Kalau kerja keras ini terus dijaga, saya yakin kita bisa bersaing di event yang lebih besar,” katanya.

Kejuaraan yang digelar di GOR baru Kota Barat ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan para badminton Indonesia. Selain sukses dalam prestasi, penyelenggaraan di Solo juga menunjukkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah ajang internasional dengan fasilitas modern dan ramah disabilitas.

“GOR ini jadi pengalaman baru buat semua tim. Lapangan, pencahayaan, dan atmosfernya sangat bagus. Kami bangga bisa tampil di sini,” ujar Freddy menutup pembicaraan.

Dengan semangat tinggi dan performa stabil, tim para badminton Indonesia bertekad menutup turnamen dengan deretan medali emas, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di dunia para badminton.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya