Tiket Whoosh Jelang Lebaran 2026 Mulai Diserbu, KCIC Prediksi Penumpang Tembus 301 Ribu

Penjualan tiket Whoosh jelang Lebaran 2026 meningkat. KCIC memprediksi jumlah penumpang mencapai 301 ribu dengan puncak arus mudik pada 20 Maret 2026

chat_bubble_outline 0
Whoosh Jadi Favorit Mudik Lebaran, Penumpang Diperkirakan Tembus 301 Ribu (Foto: Ist/HARIANKOTA)

JAKARTA, HARIANKOTA.COM – Permintaan tiket kereta cepat Whoosh mulai meningkat menjelang periode angkutan Lebaran 2026. Dalam beberapa hari terakhir, tren pemesanan menunjukkan grafik naik seiring masyarakat mulai merencanakan perjalanan mudik dan libur Idulfitri.

Operator kereta cepat PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memproyeksikan jumlah penumpang Whoosh selama masa angkutan Lebaran tahun ini mencapai sekitar 301 ribu orang. Angka tersebut diperkirakan meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencatat sekitar 290 ribu penumpang.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta cepat menunjukkan Whoosh semakin menjadi pilihan transportasi untuk perjalanan antarkota, terutama pada musim mudik.

“Dengan waktu tempuh yang sangat singkat serta konektivitas yang semakin baik, Whoosh menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan cepat dan nyaman selama periode Lebaran,” ujar Eva.

Puncak Arus Mudik Diperkirakan H-1 Lebaran
KCIC memperkirakan lonjakan penumpang mulai terlihat sejak 17 Maret 2026. Pergerakan penumpang diprediksi terus meningkat hingga mendekati hari raya.

Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 20 Maret 2026 atau H-1 Lebaran. Pada periode tersebut, volume penumpang harian diprediksi mendekati 25 ribu orang per hari.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan peningkatan cukup signifikan. Pada angkutan Lebaran 2025, jumlah penumpang harian tertinggi tercatat berada di kisaran 23 ribu penumpang per hari.

Sementara itu, lonjakan perjalanan juga diperkirakan kembali terjadi pada 22 Maret 2026, yang diprediksi menjadi awal arus balik Lebaran.

Lebih dari 25 Ribu Tiket Sudah Terjual
Berdasarkan data sementara, lebih dari 25 ribu tiket Whoosh telah terjual untuk keberangkatan pada periode 15 hingga 21 Maret 2026.

Dari catatan pemesanan yang masuk, 18 Maret 2026 menjadi tanggal dengan jumlah pemesanan tertinggi sementara. KCIC memperkirakan jumlah tersebut masih akan terus bertambah seiring semakin dekatnya waktu keberangkatan.

Eva menjelaskan, pola pembelian tiket kereta cepat biasanya meningkat mendekati hari perjalanan. Hal ini tidak terlepas dari karakteristik perjalanan Whoosh yang relatif singkat, yakni sekitar 30 menit.

“Banyak masyarakat memilih tetap merayakan Lebaran dan melaksanakan Salat Id di kota asal terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan Whoosh untuk bersilaturahmi atau berwisata setelah hari raya,” jelasnya.

KCIC Imbau Penumpang Pesan Tiket Lebih Awal
KCIC mengimbau masyarakat yang telah merencanakan perjalanan selama masa angkutan Lebaran untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal agar mendapatkan jadwal perjalanan yang diinginkan.

Tiket Whoosh dapat dibeli melalui berbagai kanal resmi seperti aplikasi Whoosh App, situs ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Traveloka, Tiket.com, hingga Trip.com.

KCIC berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih awal agar perjalanan selama masa mudik dan libur Lebaran berlangsung lebih lancar dan nyaman.***

Tidak ada komentar

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

2 hari yang lalu