KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar menyatakan kesiapan penuh dalam mengantisipasi potensi penyebaran virus influenza A (H3N2) Subklade K, meski hingga saat ini belum ditemukan kasus di wilayah Jawa Tengah.
Direktur RSUD Karanganyar Arif Setyoko menyampaikan, pihak rumah sakit terus melakukan pemantauan perkembangan informasi dari Kementerian Kesehatan terkait isu tersebut.
“Alhamdulillah, di Jawa Tengah belum ada kasus. Namun kami tetap bersiap jika sewaktu-waktu terjadi, dengan menyiapkan SOP penanganan seperti saat pandemi Covid-19,” ujarnya, Senin (5/1/2025).
Ia menjelaskan, langkah antisipasi yang telah disiapkan meliputi kesiapan ruang isolasi, alur penanganan pasien, serta ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan.
“Seluruh prosedur tersebut telah disusun dan siap diterapkan apabila diperlukan, pastinya sesuai SOP yang berlaku,” terangnya.
Selain itu, RSUD Karanganyar juga telah menyediakan layanan vaksin influenza sebagai langkah pencegahan. Meski demikian, masyarakat diingatkan bahwa vaksin bukan berfungsi untuk mengobati, melainkan untuk mencegah penularan dan mengurangi risiko komplikasi berat, terutama karena virus influenza menyerang saluran pernapasan.
“Kami sudah menyediakan vaksin influenza. Ini penting untuk perlindungan, khususnya bagi kelompok rentan,” tambahnya.
Terkait pencegahan, pihak RSUD mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti rutin mencuci tangan setelah beraktivitas, menjaga kebersihan diri, serta menghindari perilaku berisiko.
Sedangkan imbauan penggunaan masker, menurutnya, masih menunggu arahan resmi dari Kementerian Kesehatan.
“Penggunaan masker akan mengikuti kebijakan pusat. Jika nanti ada surat edaran atau status kedaruratan, tentu akan kami laksanakan. Saat ini kami tetap menunggu arahan resmi,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kasus yang terdeteksi sejauh ini berada di wilayah Jakarta dan Surabaya, yang merupakan pintu masuk utama mobilitas internasional, termasuk pekerja migran.
Di luar isu influenza, RSUD Karanganyar terus melakukan pengembangan layanan kesehatan, antara lain pelayanan bedah urologi, jantung, hingga onkologi.
Penyesuaian fasilitas dan jumlah tempat tidur rawat inap juga telah mengikuti standar dan regulasi dari Kementerian Kesehatan serta BPJS Kesehatan, sesuai klasifikasi rumah sakit kelas C.
“Pengembangan rumah sakit tetap berjalan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sesuai standar nasional yang telah ditetapkan,” pungkasnya.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.