Perhutani dan Disparpora Karanganyar Perbaiki Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang

Perhutani KPH Surakarta dan Disparpora Karanganyar memperbaiki jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang guna meningkatkan keselamatan pendaki dan menjaga konservasi hutan.

chat_bubble_outline 0
Perhutani dan Disparpora Karanganyar perbaiki jalur pendakian gunung Lawu

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Tingginya minat masyarakat terhadap pendakian di Gunung Lawu mendorong upaya peningkatan keselamatan dan konservasi lingkungan.

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar (Disparpora) menggelar kerja bakti perbaikan jalur pendakian via Cemoro Kandang, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan hutan lereng Lawu tersebut melibatkan komunitas pecinta alam. Fokus perbaikan mencakup pembersihan jalur dari pohon tumbang dan ranting, penanganan titik rawan erosi, serta penataan area berisiko demi meningkatkan keamanan pendaki.

Administratur KPH Surakarta, Ronny Merdyanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pengelolaan hutan berbasis keselamatan dan keberlanjutan ekosistem.

“Perbaikan jalur pendakian bukan hanya untuk kenyamanan wisatawan, tetapi juga memastikan kawasan hutan tetap terjaga dari potensi kerusakan akibat aktivitas wisata,” ujarnya dikutip dari laman resmi Perhutani.co.id, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola wisata alam yang tertib, aman, dan lestari. Perhutani pun terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah dan komunitas agar pengembangan wisata tetap sejalan dengan prinsip konservasi.

Sementara itu, perwakilan Disparpora Karanganyar, Sugeng, menegaskan bahwa pembenahan jalur pendakian merupakan bagian penting dalam mendukung pengembangan sport tourism di Karanganyar.

Ia menyebut Gunung Lawu sebagai salah satu destinasi unggulan yang membutuhkan standar keselamatan memadai agar tetap menjadi pilihan wisata alam berkualitas.

“Kami mengapresiasi sinergi antara Perhutani, pemerintah daerah, dan komunitas pecinta alam. Ini menjadi contoh pengembangan pariwisata yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, jalur pendakian Lawu via Cemoro Kandang diharapkan semakin aman dan nyaman bagi para pendaki. Ke depan, sinergi antara Perhutani, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat akan terus diperkuat guna menjaga keseimbangan antara pemanfaatan wisata alam, keselamatan pengunjung, serta kelestarian hutan Gunung Lawu.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya