KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Seorang pendaki Gunung Lawu dilaporkan hilang saat melakukan pendakian melalui jalur Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Laporan orang hilang tersebut diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar pada Sabtu (17/1/2026) setelah korban tak kunjung turun gunung sesuai waktu yang diperkirakan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan laporan awal diterima sekitar pukul 15.50 WIB dari rekan korban.
“Kami menerima laporan dari rekan pendaki korban yang merasa curiga karena satu anggota rombongan belum turun gunung sejak sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar Hendro, Senin (19/1/2026).
Korban diketahui bernama Yagid Ahmad Firdaus (26), warga Perum Anyasana, Colomadu, Karanganyar. Ia mendaki Gunung Lawu bersama tiga rekannya, yakni Salman, Tanya, dan Riyan.
Hendro menjelaskan, saat perjalanan turun, rombongan berjalan secara berurutan. Dua pendaki, Salman dan Tanya, lebih dulu tiba di Basecamp Mongkrang. Riyan menyusul kemudian karena berada di barisan paling belakang.
“Korban berada di posisi ketiga. Setelah yang lain sudah sampai basecamp, korban tidak kunjung turun, sehingga rekan-rekannya melapor ke pengelola basecamp,” jelasnya.
Menerima laporan tersebut, pengelola basecamp segera berkoordinasi dengan BPBD Karanganyar. Tim BPBD kemudian melakukan penyisiran awal di jalur pendakian hingga mendekati puncak Gunung Lawu dengan melibatkan enam personel.
Pencarian dilanjutkan hingga malam hari dengan memperluas area penyisiran di sejumlah titik rawan, seperti jalur Candi, Sangitan, Pager Dowo, hingga Mroto Sewu. Tim juga menggunakan kamera thermal untuk membantu mendeteksi keberadaan korban di area minim penerangan.
“Pencarian kami lakukan sampai malam hari, namun belum ada tanda-tanda keberadaan korban,” kata Hendro.
Karena kondisi medan yang gelap dan berkabut, seluruh tim pencari akhirnya ditarik turun gunung sekitar pukul 00.25 WIB demi keselamatan personel. Seluruh tim tiba kembali di Basecamp Mongkrang pada pukul 01.16 WIB dalam kondisi aman.
BPBD Karanganyar menyatakan akan melakukan evaluasi serta koordinasi lanjutan dengan relawan dan pengelola jalur pendakian untuk menentukan langkah pencarian berikutnya.
Hendro juga mengimbau para pendaki agar selalu mengutamakan keselamatan selama mendaki Gunung Lawu.
“Pendaki harus mematuhi prosedur keselamatan, menjaga formasi, tidak terpisah dari rombongan, dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” pungkasnya.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.