Toyota Agya Tabrak Motor dan Masuk Jurang di Karanganyar, Dua Orang Terluka

Insiden kecelakaan terjadi di Karanganyar saat Toyota Agya menabrak motor dan terjun ke jurang sedalam 4 meter di Jalan Solo–Tawangmangu. Dua orang luka-luka dan dirawat di RSUD Karanganyar

chat_bubble_outline 0
Mobil terjun bebas di kedalaman 4 metern(Foto: HARIANKOTA)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali mengguncang Kabupaten Karanganyar. Kali ini, sebuah mobil Toyota Agya bernomor polisi AD 1257 VZ terperosok ke jurang sedalam empat meter usai menabrak sepeda motor di Jalan Raya Solo–Tawangmangu, Sabtu pagi (17/5/2025).

Insiden nahas ini terjadi di selatan Tugu Ngipik, wilayah Gayamdompo. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, mobil yang dikemudikan Larasita Clarasita Aliosa (34), warga Gondangrejo, melaju dari arah Karanganyar menuju Tawangmangu. Namun sesaat setelah melintasi Tugu Ngipik, mobil tersebut tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi AD 3072 OP.

Motor tersebut dikendarai Gunawan (53) yang membonceng anaknya, Nuri Bakhtiar (19), warga Bangsri, Karangpandan. Keduanya mengalami luka cukup parah akibat benturan dan langsung dilarikan ke RSUD Karanganyar untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara kondisi motor mereka tampak hancur di lokasi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Sukarno Yudho, menyampaikan bahwa penyebab kecelakaan diduga kuat karena pengemudi mobil kehilangan konsentrasi. “Saat berusaha menghindari tabrakan, mobil justru membanting setir ke arah berlawanan, menabrak motor, lalu terjun ke jurang pekarangan warga,” ujarnya.

Meski mobil sempat masuk ke jurang, pengemudi hanya mengalami luka ringan. Proses evakuasi kendaraan memerlukan bantuan unit Transformer dari Polres Karanganyar serta satu mobil derek dari BPBD setempat.

Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan di wilayah Karanganyar dalam sepekan terakhir. Pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk tetap waspada dan menjaga konsentrasi, terutama saat melintas di jalur rawan seperti Jalan Raya Solo–Tawangmangu.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

2 hari yang lalu