Maxride Solo Buka Lowongan Driver Baru, Target 300 Mitra Beroperasi di 2026

Maxride Solo menargetkan 300 driver beroperasi pada 2026. Saat ini tercatat 80 driver aktif dengan 500 order per hari, membuka peluang kerja baru bagi warga Solo.

chat_bubble_outline 0
peluncuran program “Bajaj untuk Surakarta” menjadi langkah awal perluasan kolaborasi di Jawa Tengah dan DIY

SOLO, HARIANKOTA.COM – Maxride terus memperluas operasional di Kota Solo dengan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Layanan transportasi berbasis aplikasi ini menargetkan hingga 300 driver beroperasi pada 2026 guna memenuhi tingginya permintaan pasar.

Regional Head Java Maxride, Muhammad Rio, mengatakan ekspansi di Solo tidak hanya menghadirkan alternatif transportasi, tetapi juga mendukung pelaku UMKM serta membuka lapangan pekerjaan baru, termasuk bagi pengemudi yang belum terserap di platform lain.

“Kami ingin mendukung UMKM dan membuka peluang kerja bagi masyarakat Solo, termasuk pengemudi bentor atau driver yang ingin beralih,” ujarnya.

Sementara itu, City Manager Maxride Solo, Ongki Ardi Mahendra, menegaskan pihaknya berkomitmen tumbuh bersama stakeholder tanpa melanggar regulasi yang berlaku. Menurutnya, setiap penambahan armada Bajaj otomatis membuka kesempatan kerja baru karena membutuhkan operator atau driver lokal.

Saat ini, Maxride Solo mencatat sekitar 80 driver aktif per bulan dan 90 calon mitra masih dalam daftar tunggu. Tingginya minat masyarakat belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan armada.

Berdasarkan analisis internal, perusahaan menargetkan maksimal 300 driver di wilayah Solo Kota. Penentuan kuota tersebut mempertimbangkan keseimbangan antara jumlah armada dan pendapatan mitra.

“Kami melihat jumlah order dan tingkat penyelesaiannya agar penambahan unit tidak mengurangi pendapatan driver yang sudah aktif,” jelas Ongki.

Saat ini, total pesanan melalui aplikasi Maxride di Solo mencapai sekitar 500 order per hari. Namun, hanya sekitar 50 persen yang dapat terlayani akibat keterbatasan armada.

Ke depan, jika kuota Solo terpenuhi, ekspansi akan diarahkan ke wilayah sekitar seperti Karanganyar, Wonogiri, dan Klaten. Maxride juga menawarkan skema kemitraan bagi investor yang ingin memiliki armada dengan dukungan sistem aplikasi terintegrasi.

Dengan strategi tersebut, Maxride optimistis dapat memperluas layanan sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Solo dan sekitarnya.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

1 hari yang lalu