Kejutan Manis di Bumi Intanpari, Pengusaha Laundry Menangi Mobil dalam Gebyar Undian BDK!

Momen tak terduga menghampiri Yuni Sri Lestari, seorang wirausahawan laundry asal Dimoro, Karanganyar, yang beruntung memenangkan hadiah utama berupa satu unit mobil Agya berwarna merah metalik

chat_bubble_outline 0
Yuni Sri Restari warga Dimoro Karanganyar terlihat bahagia saat ditanya Bupati Karanganyar Rober Christanto usai namannya dipastikan mendapatkan hadiah undian utama Bank Daerah Karanganyar (Foto: HARIANKOTA/Muhammad Bramantyo)

KARANGANYAR, HARIANKOTA. COM – Suasana meriah dengan alunan musik campursari khas OM Lorenza yang membawakan lagu “Tukang Tambal Ban” mengiringi pengundian Tabungan Bank Daerah Karanganyar (BDK) yang digelar di rumah dinas bupati pada Minggu (20/4/2025).

Momen tak terduga menghampiri Yuni Sri Lestari, seorang wirausahawan laundry asal Dimoro, Karanganyar, yang beruntung memenangkan hadiah utama berupa satu unit mobil Agya berwarna merah metalik.

Kehadiran Yuni di lokasi acara pengundian menjadi saksi bisu atas rezeki nomplok yang diterimanya.

Sambil menahan haru bahagia, ia maju menerima kunci mobil impiannya dari Bupati Karanganyar, Rober Christanto, dan Wakil Bupati, Adhe Eliana.

Bupati Karanganyar Rober Christanto tengah melakukan pengundian hadiah utama Bank Daerah Karanganyar (Foto: HARIANKOTA/Muhammad Bramantyo)

“Saya tidak menyangka sama sekali akan menang mobil ini,” ujar Yuni dengan mata berkaca-kaca.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah lama menjadi nasabah BDK. Tabungan yang kini berjumlah sekitar Rp 30 jutaan itu merupakan warisan dari ibundanya yang sebelumnya mencapai Rp 100 jutaan.

Direktur Utama BDK, Haryono, menjelaskan bahwa peningkatan frekuensi pengundian hadiah menjadi tiga kali dalam setahun merupakan wujud kepedulian bank terhadap para nasabah setia.

“Ini juga membuktikan bahwa BDK dalam kondisi sangat sehat dengan total aset mencapai Rp 583 miliar, penyaluran kredit sebesar Rp 494 miliar, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 510 miliar. Alhamdulillah, BDK berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 5,8 miliar di tahun 2024,” ungkap Haryono.

Lebih lanjut, Haryono menekankan bahwa BDK memiliki misi utama untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat Karanganyar.

“Kami memang tidak fokus pada pemberian bunga tinggi, melainkan hadir sebagai representasi pemerintah daerah untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Laba yang kami peroleh mungkin tidak terlalu besar, namun dampaknya terhadap pergerakan ekonomi masyarakat jauh lebih signifikan,” jelasnya.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

2 hari yang lalu