Karanganyar Target Sentra Bawang Merah Nasional, Produktivitas Tembus 17 Ton per Hektare

Karanganyar kini berada di peringkat ke-7 sentra bawang merah nasional. Dengan produktivitas 17 ton/ha dan harga stabil Rp20 ribu/kg, pemkab optimistis naik peringkat

chat_bubble_outline 0
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana

KARANGANYAR, HARIAN KOTA.COM – Kabupaten Karanganyar menempati peringkat ketujuh sentra bawang merah nasional.

Pemerintah daerah kini fokus meningkatkan produktivitas untuk memperkuat posisi sekaligus mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, mengatakan bawang merah menjadi salah satu komoditas unggulan hortikultura di daerahnya.

“Panen terbaru di Tawangmangu menunjukkan produktivitas rata-rata sekitar 17 ton per hektare. Potensi ini bisa menjadikan Karanganyar sebagai sentra utama bawang merah nasional,” ujar Adhe pada HARIANKOTA.COM, Senin (22/9/2025).

Harga jual di tingkat petani relatif stabil di kisaran Rp20 ribu per kilogram, dengan margin yang menguntungkan.

Produk lokal juga unggul dalam daya simpan karena dipanen dalam bentuk ikatan, berbeda dengan bawang impor yang umumnya sudah terlepas dari bonggol.

Pengembangan lahan bawang merah telah meluas ke wilayah Tawangmangu, Jatiyoso, dan Jenawi dengan total area lebih dari 100 hektare.

Pemerintah daerah pun mendorong kemitraan dengan swasta untuk memperkuat rantai pasok dan memperluas pasar.

“Jika tren produksi ini terus ditingkatkan, Karanganyar berpeluang besar naik peringkat nasional dan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat,” tambah Adhe.

Selain ekspansi lahan, strategi menjaga stabilitas harga juga disiapkan agar petani tetap mendapat keuntungan meskipun terjadi fluktuasi pasar.

Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi investor agribisnis untuk masuk ke sektor hortikultura Karanganyar.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Tender Proyek Jalan Karanganyar Jadi Perhatian Formaska, Minta Evaluasi Proses Lelang

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Forum Masyarakat Karanganyar (Formaska) meminta proses tender proyek pembangunan dan pemeliharaan jalan di Kabupaten Karanganyar senilai sekitar Rp159 miliar dievaluasi. Organisasi masyarakat tersebut menyampaikan sejumlah catatan terkait persyaratan lelang dan proses evaluasi administrasi yang dinilai perlu mendapat perhatian. Sekretaris Formaska, Andriyanto atau Andre Heho, mengatakan pihaknya telah mempelajari dokumen pengadaan yang dipublikasikan […]

1 hari yang lalu