Karanganyar Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak, Bupati Ajak Semua Pihak Tingkatkan Komitmen

Kabupaten Karanganyar kembali meraih predikat Kabupaten Layak Anak 2025 dari Kementerian PPPA RI. Pemkab targetkan naik kategori dengan dukungan semua pihak

chat_bubble_outline 0
Karanganyar Kota Layak Anak (Foto: HARIAN KOTA/Bramantyo)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Kabupaten Karanganyar kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) pada ajang penganugerahan yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Jumat (8/8/2025).

Penghargaan yang diumumkan secara daring ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak.

Sekretaris Daerah Karanganyar, Timotius Suryadi, yang membacakan sambutan Bupati Rober Christanto, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja sama pemerintah daerah, lembaga masyarakat, forum anak, hingga organisasi pemerhati anak. Kolaborasi inilah kunci terciptanya lingkungan yang aman dan ramah anak,” ujar Pendopo RM Said Bupati Karanganyar.

Timotius menegaskan, predikat KLA bukanlah tujuan akhir. Ke depan, Karanganyar menargetkan peningkatan kategori penilaian. Namun, ia mengakui tantangan yang dihadapi cukup kompleks.

“Penilaian KLA melibatkan berbagai indikator, bahkan hal kecil seperti kesadaran orang dewasa untuk tidak merokok di sekitar anak punya nilai penting. Karena itu, semua pihak harus berperan aktif,” jelasnya.

Selain itu, perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika zaman menjadi tantangan tersendiri yang menuntut langkah adaptif dalam melindungi generasi muda.

Dalam pesannya kepada Forum Anak Karanganyar, Timotius mengapresiasi semangat mereka yang dinilai melebihi para senior. “Kalian adalah calon generasi emas 2045. Terus berikan masukan dan kontribusi positif untuk membangun Karanganyar,” pesannya.

Ia menambahkan, keberhasilan mempertahankan predikat KLA harus menjadi pemicu untuk menyiapkan masa depan anak-anak dengan akses pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan kesempatan berpartisipasi secara penuh dalam kehidupan sosial.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Karanganyar, Rusmanto, menjelaskan bahwa evaluasi KLA dilakukan rutin setiap dua tahun.

“Penilaian tahun ini didasarkan pada evaluasi mandiri dengan bukti dukung dari 2023 dan 2024, yang dikerjakan bersama lintas OPD, BUMN, dan lembaga pemerhati anak,” terang Rusmanto.

Ia berharap penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan yang ramah anak, sehingga Karanganyar tidak hanya mempertahankan predikat, tetapi juga naik ke tingkat yang lebih tinggi.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya