Karanganyar Peduli NTT Diluncurkan di Tengah Karnaval Kemerdekaan

Pemkab Karanganyar meluncurkan gerakan Karanganyar Peduli NTT di tengah Eco Culture Night Carnival 2026 untuk membantu korban gempa NTT.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM– Gemerlap Karanganyar Eco Culture Night Carnival 2026 tidak hanya menghadirkan pertunjukan budaya dan kreativitas di pusat kota.

Di tengah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Karanganyar turut mengajak masyarakat menunjukkan solidaritas bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi.

Ajakan tersebut ditandai dengan peluncuran gerakan “Karanganyar Peduli NTT” saat karnaval berlangsung di sepanjang Jalan Lawu, Karanganyar, Selasa (18/8/2026) malam.

Bupati Karanganyar H. Rober Christanto mengajak masyarakat ikut berkontribusi membantu warga yang sedang menghadapi dampak bencana.

Masyarakat didorong menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung aksi kemanusiaan tersebut.

Menurut Rober, peringatan kemerdekaan bukan sekadar momentum untuk menggelar berbagai kegiatan hiburan. Semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong ketika masyarakat di daerah lain sedang mengalami musibah.

Pesan kemanusiaan itu disampaikan bersamaan dengan kemeriahan Karanganyar Eco Culture Night Carnival 2026. Ribuan warga memadati sejumlah titik di sepanjang Jalan Lawu untuk menyaksikan peserta menampilkan kostum, atraksi, serta kreasi seni dan budaya.

Karnaval yang memasuki tahun kedua pelaksanaannya tersebut mengangkat konsep perpaduan budaya, kreativitas, lingkungan, dan partisipasi masyarakat.

Peserta diberangkatkan dari kawasan Alun-alun Karanganyar dan bergerak menyusuri Jalan Lawu menuju panggung penghormatan di depan Rumah Dinas Bupati.

Selain menjadi hiburan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi ruang promosi bagi budaya dan kreativitas lokal. Ramainya aktivitas warga di pusat kota turut membuka peluang bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif untuk mendapatkan dampak ekonomi.

Namun, di balik kemeriahan acara, Pemkab Karanganyar menempatkan aksi kepedulian terhadap korban gempa NTT sebagai salah satu pesan utama.

Melalui Karanganyar Peduli NTT, pemerintah daerah berharap masyarakat ikut mengambil bagian dalam membantu warga terdampak.

Bantuan yang terkumpul nantinya diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami bencana.

Karnaval malam tersebut akhirnya membawa dua pesan sekaligus. Di satu sisi menjadi panggung bagi budaya dan kreativitas masyarakat Karanganyar, sementara di sisi lain menjadi momentum untuk menguatkan solidaritas kemanusiaan.

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya